oleh

Ramzah Thabraman Siap Bertarung di Pileg 2019

INFOSULSEL.COM,MAKASSAR –  Mantan Penasehat Khusus Bidang Hukum dan Pencegahan Korupsi Pemkot Makassar dan Juru Bicara Bidang Hukum Walikota Makassar, H. Ramzah Thabraman, kembali siap bertarung pada Pemilihan Calon Legislatif (Pilcaleg) DPR-RI 2019. 

Tiga kali gagal di tiga Pileg sebelumnya tidak membuat Ramzah patah arang. Justru kegagalan itu makin membuatnya semakin termotivasi untuk meraih impiannya.  Ia berprinsip kegagalan bukan hal yang harus ditangisi.

Ramzah Thabraman bersama istri Hj. St. Sulfah A. Taris Djuranga, Jabal Rahmah beberapa waktu lalu.
‘’Bagi saya, kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda. Kegagalan di masa lalu justeru membuat saya lebih termotivasi untuk terus bekerja. Sebab, niat saya tulus untuk mengabdi kepada agama, masyarakat, bangsa dan negara,” kata ayah dari Reza Sulrahman, SH, MH, Rezki Hardianti, Rahmat Ryanto, SH, MKn, CLA dan Rizka Ayu Larasati, SH, ini kepada INFOSULSEL.COM, Rabu (4/7/2018).

Lelaki yang baru saja genap berusia 54 tahun ini menegaskan jangan pernah menjadikan kegagalan untuk berhenti bekerja. Jangan pula kegagalan itu membuat seseorang patah arang.

‘’Hari ini mungkin kita gagal, tapi hari esok kesuksesan akan menanti kita. Kuncinya adalah berusaha dan berdoa. Itu salah satu prinsip yang saya pegang dari dulu,’’ sebut mantan Ketua Depiancab Wira Karya SOKSI dan sejak muda aktif di Karang Taruna ini.

Pria kelahiran Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel)  22 Juni 1964 ini  akan maju melalui Daerah Pemilihan (Dapil) Sulsel 1 meliputi Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Kabupaten Takalar, Kabupaten Jeneponto, Kabupaten Bantaeng dan Kabupaten Selayar lewat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Mantan Ketua Umum Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi (GNPK) Sulselbar ini  sadar betul Dapil yang dipilihnya merupakan salah satu Dapil berat di Sulsel. Dapil ini bakal dihuni politisi kawakan dalam berebut kursi parlemen. Namun Ramzah optimis kali ini ia mampu menggapai cita-citanya meraih satu tiket ke Senayan.

‘’Saya optimis bisa lolos ke Senayan. Bagi saya tidak ada politisi kawakan. Dalam berjuang semua Caleg punya peluang yang sama. Pendekatan dan komunikasi dengan masyarakat adalah kunci utama. Dan itu sudah sudah saya lakukan jauh sebelum saya menjadi politisi,” ungkjap suami  Hj. St. Sulfah A. Taris Djuranga, ini.
Ramzah bersama keluarga saat mengunjungi Blue Mosq di Istambul, Turki.

Alumni Fakultas Tehnik UMI ini sangat yakin betul bisa mewujudkan impiannya itu.  Apalagi  PKB sebagai parpol nomor urut 1 akan mampu lolos PT 4 persen.  “Saat ini PKB berada di posisi 5 besar,’’ kata Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional GNPK, ini.

Dengan memantapkan niat, selain dukungan keluarga dan kerabat, serta berbagai pertimbangan, lelaki yang dikenal tegas,  vokal dan tanpa kompromi dalam menegakkan kebenaran dan keadilan ini benar benar telah siap mengambil segala risiko untuk maju sebagai wakil rakyat.

Menurut lelaki yang berprinsip ‘Hidup adalah Amanah’ itu, terjun kedunia politik dan maju sebagai Caleg, adalah ruang satu satunya untuk mewakafkan diri demi kemajuan Sulawesi Selatan dan kesejahteraan masyarakatnya.

Lelaki yang pernah menjadi Ketua Remaja LKMD Sulsel ini mengaku partai politik (Parpol) adalah rumah bagi para calon pemimpin bangsa.  Karena itu ia memilih menjadi politisi karena peluang menjadi pemimpin terbuka lebar.

Meski begitu ia mengaku risiko menjadi politisi juga sangat besar.  Seperti juga profesi lainnya. Suka dukanya, kata mantan Deputy Investigasi Klarifikasi GNPK Pusat ini, pasti ada.

‘’Sukanya karena di Parpol peluang menjadi pemimpin bangsa ini sangat besar. Dukanya, sudah tiga kali menjadi Caleg namun belum berhasil. Itulah sudah risiko. Bisa terpilih, bisa tidak. Tapi kali ini saya optimis bisa lolos melalui PKB  di Pemilu 2019. Insya Allah. Mohon doanya,” ujar mantan wartawan sebuah harian di kota Makassar ini.

Kini Ramzah mantap ingin menjadi wakil rakyat setelah melewati proses pertimbangan yang panjang. Apalagi ia punya bekal pengalaman sebagai aktivis anti korupsi selama bertahun-tahun.

Ramzah Thabraman memberikan keterangan pers saat mendampingi Walikota Makassar Moh Ramdhan Pomanto di Polda Sulsel.

Dengan bekal itu kelak jika ia terpilih Ramzah bisa mewujudkan impiannya. Setidaknya mengurangi koruptor yang sudah membudaya dan mendarah daging di negeri ini.

Selama ini Ramzah hanya bisa melakukannnya di luar sistem yang ada. Ia hanya bisa mengkritisi para penguasa dan wakil rakyat melalui lembaga independen tempat ia menyalurkan aspirasinya.

‘’Tapi rasanya akan ada kepuasan batin ketika terlibat langsung dalam penentu kebijakan di parlemen. Indonesia ini butuh orang-orang yang berpolitik,” ucap Ramzah perihal salah satu alasan yang mendasarinya maju sebagai caleg tahun depan.

Berangkat dari niatnya ini, Ramzah memantapkan diri untuk bergabung dengan PKB. Menurutnya, partai ini punya potensi yang besar untuk menarik suara publik. Selain itu, Ramzah melihat partai berbasis Islam ini punya idealisme politik yang lebih kuat dibanding partai lain.

Ia bercita-cita akan mewujudkan demokrasi yang murah dan kampanye yang rendah biaya. ‘’Saya mau memberikan pendidikan politik pada rakyat bahwa nyaleg tidak selalu identik dengan bagi-bagi sembako atau duit, tapi justru dengan bertukar pikiran,” katanya.

Bagai Romie dan Julie, Ramzah Thabraman bersama istri menikmati indahnya bunga tulip di di taman tulip Emergen, Istambul, Turki.

Ia begitu antusias ketika membicarakan soal kerja legislatif idealnya jika kelak terpilih nanti. Ramzah sudah tahu di mana ia ingin duduk, yaitu di Komisi III yang membawahi bidang hukum, hak asasi manusia (HAM).

Alasannya sederhana. Untuk Komisi III, Ramzah ingin menaikkan gaji polisi dan penegak hukum yang selama ini begitu rendah sehingga kinerjanya kurang maksimal. Ia juga menyadari pentingnya arti remunerasi yang layak bagi penegak hukum untuk menangkis godaan korupsi.

Karena itu ia berharap masyarakat di Dapil Sulsel 1 bisa memberinya kesempatan untuk mewujudkan impiannya memberantas korupsi dan demi menegakan keadilan serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

 

Penulis : Sri Syahril

News Feed