Dinkes Makassar Minta Penerima Vaksin Covid-19, Tidak Sepelekan Penyuntikan Dosis Kedua

  • Whatsapp

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar mengingatkan, bagi penerima vaksin Covid-19 diminta agar mengikuti penyuntikan dosis kedua.

Penyuntikan dosis kedua tersebut dimaksudkan untuk membentuk antibodi atau kekebalan tubuh terhadap virus corona secara optimal.

Muat Lebih

“Tetap kita harus jalankan, kita takutnya nanti batas waktu vaksinasi kedua gugur, jadikan batal itu sebelumnya,” ujar Plt Kadis Kesehatan Kota Makassar, Andi Khadija Iriani, Sabtu (17/04/2021).

Selama ramadhan, Iriani memastikan, proses vaksinasi covid-19 di Makassar tetap berjalan. Hal ini dilakukan usai ada fatwa dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Untuk diketahui, fatwa MUI Nomor 13 tahun 2021 menyatakan, vaksinasi Covid-19 tidak membatalkan puasa. Ditegaskan, bahwa boleh dilakukan bagi umat islam yang sedang berpuasa.

“Sudah ada fatwa MUI, vaksinasi di bulan ramadhan tidak membatalkan puasa. Tetap kita jalankan,” lanjut Iriani.

Senada dengan Iriani. Plt Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Makassar, Nursaidah menyebut, sasaran vaksinasi saat ini masih sama yaitu petugas layanan masyarakat.

Meski demikian, ia belum merinci jumlah vaksin yang tersedia. Di bulan ramadan disebutkan jam operasional program vaksinasi Covid-19 tetap pada siang hari. Tetapi, dengan waktu yang terbatas.

“Selama ini dari pagi sampai sore. Otomatis ramadan waktu kita perpendek, mengingat tim vaksinator kita ini ibu rumah tangga. Di mana harus tetap memperhatikan keluarga. Jadi misalnya dari jam 8 sampai jam 2 siang saja di lapangan,” bebernya. (andi)

Pos terkait