Resmi Jadi Gubernur Sulsel, Ini Harapan Adi Rasyid Ali

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman bersama Ketua Pengda IOF Sulsel Adi Rasyid Ali.(FOTO: SRI SYAHRIL)

Andi Sudirman Sulaiman kini resmi menjadi Gubernur Sulawesi Selatan sisa masa jabatan 2022-2023 usai dilantik oleh Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (10/3/2022) sore.

Pengangkatan adik kandung mantan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman itu berdasarkan surat Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 25P Tahun 2022. Surat tersebut memuat tentang Pengesahan Pemberhentian Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Tahun 2018-2023 dan Pengesahan

Bacaan Lainnya

Wakil Ketua DPRD Kota Makassar Adi Rasyid Ali langsung memberikan ucapan selamat kepada Andi Sudirman. ARA, yang juga Ketua DPC Partai Demokrat kota Makassar ini berharap bisa bersama-sama membangun Sulsel.

‘’Selamat atas amanah dan jabatan sebagai Gubernul Sulsel  definitif. Tugas dan tanggung jawab Andi Sudirman sebagai Gubernur semakin besar. Semoga dapat menjalankan amanah dengan baik dan dapat membangun Sulsel menjadi lebih maju,’’ kata legislator DPRD Makassar tiga periode ini saat dihubungi INFOSULSEL.COM usai pelantikan, Kamis sore.

Ketua Pengda Indonesian Offroader Indonesia (IOF) Sulsel ini berpesan bahwa jabatan yang emban Andi Sudirman hanyalah titipan dari Allah SWT. Karena itu ia berharap Gubernur bekerja secara maksimal disisa masa jabatan ini agar Sulsel bisa jauh lebih maju.

‘’Tugas paling utama Gubernur saat ini adalah bagaimana pemulihan ekonomi Sulsel bergerak lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya dan bagaiman kita melewati masa-masa pendemi ini dengan bekerja keras,” sebut ARA.

Intinya, lanjut adik kandung pengusaha dan politisi senior  pendiri Partai Demokrat Reza Ali ini, Gubernur definitif harus kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas dan kerja tuntas.

‘’Saya yakin Sulsel di bawah kepemimpinan Andi Sudirman Sulaiman akan amanah dan disupport oleh rakyat. Bahkan tidak tutup kemungkinan akan terpilih kedua kalinya sebagai Gubernur Sulsel,” ujar ARA

Andi Sudirman menggantikan Nurdin Abdullah yang terjerat kasus korupsi dan kini tengah menjalani masa hukuman pasca divonis 5 tahun penjara oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Makassar.

Nurdin diberhentikan secara resmi dari jabatan Gubernur Sulsel melalui surat Keputusan Presiden yang diteken Jokowi pada 12 Januari 2022. Dia dicopot dari jabatannya setelah berstatus terpidana kasus korupsi dan kini mendekam di Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat.

Nurdin terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Makassar, 27 Februari 2021. Mantan Bupati Bantaeng dua periode itu lantas ditetapkan sebagai tersangka gratifikasi proyek infrastruktur oleh KPK pada 28 Februari 2021.(riel)

Pos terkait