oleh

Lurah Karuwisi Utara Diduga Pengaruhi Warga Pilih Capres 01 Saat Minggu Tenang

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Meski telah memasuki masa tenang, Lurah Karuwisi Utara, Kecamatan Panakkukang, kota Makassar,  Izhar Zulhadiwijaya diduga  nekad melakukan kampanye terselubung. Sambil membawa Alat Peraga Kampanye (APK) Izhar door to door ke rumah-rumah warga.

Foto dugaan ketidaknetralan oknum lurah yang diduga melakukan kampanye itu diterima INFOSULSEL.COM, sesaat lalu. Foto itu diabadikan di rumah salah seorang warga di Kelurahan Karuwisi Utara, Ahad (14/4/2019).

‘’Terus terang kami sekeluarga sangat risih dengan kehadiran Pak Lurah. Apalagi tujuannya datang untuk mempengaruhi kami memilih capres 01. Pak Lurah  juga memabawa APK. Setahu saya, lurah kan seharusnya netral. Tidak berpihak kepada salah satu kontestan Pemilu,” cetus warga yang tak mau dipublis namanya.

Di salah satu foto yang diabadikan itu Izhar yang mengenakan baju kaos berkerah warna merah bergaris putih malah minta diabadikan gambarnya  untuk dikirimkan ke pimpinannya (Camat Panakkukang).

Izhar minta berpose dengan dua warga sambil mengangkat jari telunjuknya sebagai simbol capres 01 Jokowi-Amin.Di samping kanannya dua warga lainnya juga mengangkat satu jari mengikuti gaya Izhar sambil membentangkan APK yang dibawa oleh sang lurah.

Menurut pengakuan warga, lurah Izhar terang-terangan mengajak warganya memilih capres yang juga didukung oleh Walikota Makassar, Moch Ramdhan Pomanto.

‘’Potoki dulu, mau saya kirim ke Pak Camat,” pinta Izhar seperti ditirukan seorang warga yang tak mau disebutkan namanya itu.

Di foto lainnya yang diterima INFOSULSEL.COM, Izhar duduk di samping kiri seorang warga. Di foto ini Izhar hanya duduk. Ia memandangi seorang lelaki setengah bawa berkopiah. Warga  yang ngenakan baju kaos putih itu mengangkat sati jari telunjuk kanannya sambil memamerkan APK capres 01 yang dibawa Izhar.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Makassar Nursari  yang dikonfirmasi menegaskan apa yang dilakukan oleh oknum lurah tersebut merupakan sebuah kesalahan. Apalagi Izhar adalah Aparatur Sipil Negara (ASN).

‘’Ini minggu tenang. Tidak diperbolehkan lagi melakukan kampanye. Apalagi ASN. Kalau benar pelakunya lurah, tentu akan ada sanksi tegas . Tolong kirimkan fotonya untuk kami tindak lanjuti,” pinta Nursari dari balik telepon saat dihubungi Senin (15/4/2019) sesaat lalu.

Nursari mengingatkan kepada seluruh ASN di Makassar untuk menjaga netralitasnya.  Tidak berpihak kepada peserta Pemilu, baik terhadap caleg DPR, DPRD atau DPD dan terhadap calon presiden dan wakil presiden.

Penulis : Asril

Komentar

News Feed