oleh

Demi Perkakas Motor, Dua Pemuda di Tanggul Sungai Jeneberang Habisi Kawannya Sendiri

INFOSULSEL.COM, GOWA – Dua pemuda masing-masing berinisial MA (20) dan WK (28) kini diamankan Kepolisian Resor (Polres) Gowa akibat ulahnya yang telah menganiaya kawannya APD (16) hingga meninggal dunia.

Hasil tersebut diungkapkan langsung oleh Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat (Kasubbag Humas) Polres Gowa AKP M. Tambunan saat menggelar press conference di Markas Polres (Mapolres) Gowa, Jum’at (12/4/2019) siang.

“Polres Gowa melalui Satuan Reskrim kini telah mengamankan dua pemuda yang menjadi pelaku penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia yang terjadi di Tanggul Sungai Jeneberang, Sabtu lalu,” terang Kasubag Humas.

Diakui pelaku, penganiayaan itu dilakukannya atas dasar emosi akibat perkakas motor berupa stang ceper miliknya yang digunakan oleh korban tidak dibayar.

“Kejadian berawal saat kedua pelaku bertemu dengan korban di sebuah bengkel, kemudian MA meminta perkakas motor berupa stang ceper miliknya yang digunakan korban, namun tidak ditanggapi korban,” jelas AKP M. Tambunan.

Pelaku pun mengikuti korban, sehingga terjadi cekcok dan adu mulut yang membuat pelaku akhirnya menganiaya korban dengan menggunakan balok serta potongan bambu yang dipegang keduanya dan mengakibatkan korban tersungkur.

Sejumlah barang bukti pun berhasil diamankan dari tangan pelaku, diantaranya dua unit sepeda motor, satu batang potongan balok, dan satu batang potongan bambu.

“Kedua pelaku kini dijerat dengan Pasal 80 (3), Pasal 76C UU RI No.35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” ucap Kasubag Humas Polres Gowa.

Sebelumnya, korban yang juga anak dibawah umur ini menerima perawatan medis dan dinyatakan meninggal dunia pada Kamis (11/4/2019) kemarin.(*/RP)

Komentar

News Feed