oleh

Demokrat Siap Pasang Badan untuk UAS

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR — Dukungan terus mengalir untuk Ustaz Abdul Somad yang difitnah oleh orang-orang tak bertanggungjawab melalui media sosial.

UAS, sapaan akrabnya disebut telah diberi hadiah rumah sebagai imbalan untuk memberi dukungan kepada pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Menanggapi fitnah tersebut, kader Partai Demokrat memberi dukungan. Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat kota Makassar Adi Rasyid Ali menegaskan fitnah yang mereka tebar itu lebih keji dari pembunuhan.

Ustaz Abdul Somad bersama Agus Harimurti Yudhoyono.
”Saya sebagai kader Demokrat menyatakan fitnah yang menyerang UAS adalah hoax. Kami siap pasang badan untuk membela Ustadz Abdul Somad. Sebab isu yang mereka tebar itu sebanrnya sebuah kepanikan yang akan berujung kekalahan kepada capres 01,” tegas Ketua DPC Partai Demokrat kota Makassar.

Hal senada ditegaskan Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Demokrat Ferdinand Hutahaean. menurutnya bahwa partai berlambang mercy itu akan selalu berdiri dalam memberi pembelaan kepada UAS.

“Ustaz Somad yang kami muliakan dan hormati. Kami seluruh kader Demokrat berdiri membela ustaz dari fitnah dan serangan para Dajjal dan PKI. Kami berdiri menjaga ustaz dari serangan apapun. Saya secara pribadi menaruh hormat sebesar-besarnya untuk UAS,” tegas Ferdinand dalam akun Twitter pribadinya.

Ferdinand turut mengunggah foto Ketua Kogasma Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono bersama dengan UAS dalam unggahan tersebut.

Hal yang sama juga dilakukan oleh kader Demokrat Andi Arief. Dia mengunggah foto AHY dan UAS sembari memastikan Demokrat akan selalu bersama dengan pendakwah asal Riau itu dalam menghadapi fitnah.

“UAS yang kami hormati, pada mereka yang berhati sempit, hadapi dengan keluasan hatimu. Demokrat Bersamamu!” pungkasnya.

Sebelumnya, Dai kondang Ustaz Abdul Somad mendapat ujian berat usai bertemu capres nomor urut 02, Prabowo Subianto. Salah satunya dia difitnah telah menerima bayaran dan rumah dari ketua umum Partai Gerindra itu.

Lewat akun Instagramnya, UAS memberikan jawaban. Dia mengaku mengaku menjadi lebih paham tentang siapa kawan dan siapa lawan.

“Apa yang terjadi pada saya, kuserahkan semua pada Engkau ya Allah, yang penting sudah ku sampaikan,” tulis Somad dalam keterangan foto unggahannya seperti dilihat Rakyatku.com, Minggu (14/4/2019).

Ada tiga foto yang diunggah UAS. Pada foto pertama, Somad menuliskan tentang perbedaan pilihan yang berujung fitnah. Dia juga berpesan untuk selalu menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Menjadi marah, hanya karena berbeda pilihan. Lalu marah berubah menjadi fitnah. Menunjukkan akal tak lagi mengikat nafsu. Semoga kita tetap jaga NKRI dengan kelapangan hati. #SaveUAS,” tulis dia sebagai keterangan foto pertama.

“Pilpres tetap ada lima tahun sekali. Dari dulu hingga kini. Pilpres 2019 bagi UAS? Memperlihatkan mana teman sejati, mana lawan berbaju kawan selama ini,” tulis Somad sebagai keterangan foto kedua.

Pada foto ketiga Somad mencantumkan tanda pagar #SAVE_UAS dan kutipan, “Air selalu mengalir, dia tidak bisa ditahan. Ketika dia ditahan, maka dia akan menjadi sebuah perlawanan yang besar”.

Sebelumnya, Prabowo melakukan pertemuan dengan UAS. Tampak Prabowo mewawancarai dosen asal Pekanbaru, Riau itu. Antara lain tentang respons masyarakat di daerah-daerah tempatnya berceramah.

Pada pertemuan itu Prabowo tampak meneteskan air mata mendengar nasihat UAS. Dia terharu. Prabowo sempat mendapat hadiah berupa tasbih dan parfum. “Saya ingin Pak Prabowo menyebarkan keharuman ini kepada seluruh rakyat Indonesia,” pesan UAS.

 

Penulis : Ariel

Komentar

News Feed