Desember 2018, Sulsel Mengalami Inflasi

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Selatan mencatat pada bulan Desember 2018, Sulawesi Selatan mengalami inflasi 0,86 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 135,89.

Hal ini berdasarkan hasil Survei Harga Konsumen yang dilakukan oleh BPS pada pasar tradisional dan pasar modern/swalayan di 5 kota nasional yaitu: Bulukumba, Watampone, Makassar, Parepare dan Palopo.

“Pada Desember 2018, di Sulawesi Selatan terjadi inflasi sebesar 0,86 persen, atau terjadi peningkatan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 134,73 pada November 2018 menjadi 135,89,” Kepala BPS Sulsel, Yos Rusdiansyah, pada Rabu (2/1/2019).

Menurutnya, terjadinya inflasi di Sulawesi Selatan pada Desember 2018 disebabkan oleh naiknya harga pada enam kelompok pengeluaran yang ditunjukkan oleh naiknya indeks harga konsumen (IHK) pada kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 2,28 persen; kelompok bahan makanan sebesar sebesar 1,65 persen.

Kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,13 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,13 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,12 persen; kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 0,05 persen; sementara kelompok sandang mengalami penurunan indeks harga sebesar 0,14 persen.

“Beberapa komoditas yang memberikan andil/sumbangan tertinggi terhadap inflasi Sulawesi Selatan pada Desember 2018 antara lain: tarif angkutan udara, ikan bandeng, bawang merah, daging ayam ras, telur ayam ras, cabe rawit, asam, tomat buah, beras dan kangkung,” ungkapnya.

Sedangkan komoditas yang mengalami penurunan harga adalah: emas perhiasan, pepaya, daging sapi, cabe merah, ikan teri, daun singkong, ikan kembung, bayam, ikan layang, minyak goreng.

Dari 5 kota di Sulawesi Selatan, Bulukumba, Watampone, Palopo, Parepare dan Makassar) mengalami inflasi. “Inflasi tertinggi terjadi di Parepare sebesar 0,96 persen dengan nilai IHK sebesar 128,76 sedangkan inflasi terendah terjadi di Watampone sebesar 0,21 persen dengan IHK sebesar 132,88,” tandasnya.(*)

Editor: admin

News Feed