Ini Profil Pimpinan KPK yang Baru

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR — Komisi III DPR telah melakukan voting terkait pemilihan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2019-2023. Lima nama akhirnya terpilih sebagai pimpinan lembaga antirasuah, Jumat (13/9/2019) dini hari.

Lima nama tersebut adalah Alexander Marwata (pimpinan KPK saat ini), Firli Bahuri (Polri), Nawawi Pomolango (hakim), Lili Pintauli Siregar (advokat), dan Nurul Ghufon (dosen).

Berikut profil singkat 5 Pimpinan KPK Periode 2019-2023 :

1. Firli Bahuri, Ketua KPK terpilih.

Firli dipilih DPR menjadi ketua KPK setelah melalui proses panjang seleksi hingga fit and proper test tadi malam. Firli adalah anggota Polri berpangkat irjen Pol.

Mantan deputi penindakan KPK itu lahir di Lontar, Komering Ulu, Sumatra Selatan, 8 November 1963. Saat ini, Firli menjabat kapolda Sumatra Selatan.

Sejumlah jabatan pernah didudukinya. Dia pernah menjabat sebagai Kapolda Banten, Karodalops sops Polri, dan wakapolda Jawa Tengah.

Dalam fit and proper test, kemarin, Firli menuai banyak pujian dari sejumlah fraksi yang menyebut dia sebagai salah satu kandidat yang paling siap dalam kontestasi ini. Firli juga disebut salah satu anggota dewan kapasitasnya sudah sekaliber calon Kapolri.

Kendati demikian, terpilihnya Firli masih menjadi kontroversi. Itu lantaran KPK menyebut jenderal polisi bintang dua itu pernah melanggar kode etik, mulai dari pertemuan dengan Tuan Guru Bajang (TGB) terkait kasus Newmont, hingga; penerimaan gratifikasi. Namun, semua tudingan itu dibantah Firli.

2. Alexander Marwata

Alex menjadi satu-satunya pimpinan KPK petanaha yang lolos kembali menjadi pimpinan KPK. Saat ini, Alex tercatat menjabat sebagai wakil ketua KPK.

Tercatat, Alex pernah menduduki sejumlah jabatan di bidang hukum yakni hakim ad hoc Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta dan menjadi hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Pria kelahiran Klaten, Jawa Tengah, 26 Februari 1967 itu juga pernah bekerja di Badan Pengawas Keuangan Pembangunan (BPKP).

Dalam fit and proper test, Alex mengungkapkan adanya ketidakkompakan di internal pimpinan KPK saat memutuskan penetapan tersangka dalam suatu kasus. Apabila tidak satu suara, kata Alex, maka penetapan tersangka dilakukan dengan cara voting.

3. Lili Pintauli Siregar

Lili menjadi satu-satumya perempuan yang lolos menjadi pimpinan KPK menggantikan Basaria Panjaitan—yang saat ini juga satu-satunya pimpinan KPK perempuan.

Wanita asal Medan itu tercatat pernah menduduki jabatan wakil ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) selama dua periode yakni 2008-2013 dan 2013-2018. Lili juga pernah menjadi ketua Pusat Bantuan Hukum Indonesia (PBHI) Medan tahun 1999-2002.

Lili juga pernah menjabat anggota Panwaslu Kota Medan 2002-2004. Saat ini, Lili berprofesi sebagai advokat.

4. Nawawi Pomolango

Nawawi adalah satu-satunya dari unsur hakim yang akhirnya lolos menjadi pimpinan KPK. Saat ini, Nawawi berstatus hakim tinggi.

Kariernya di bidang hukum, dia pernah menjabat ketua Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur pada 2016, dan hakim PN Jakarta Pusat pada 2011-2013.

5. Nurul Ghufron

Dari lima pimpinan KPK terpilih, Ghufron adalah yang paling muda. Ghufron menjadi pimpinan yang mewakili unsur akademisi.

Pria kelahiran Sumenep Madura, Jawa Timur, 22 September 1974 itu sebelumnya terpilih sebagai Dekan Fakultas Hukum Universitas Jember (Unej). Di sisi lain, Ghufron juga memiliki latar belakang sebagai advokat.

Tahun ini pun, Ghufron dicalonkan dalam pemilihan rektor Unej untuk periode mendatang. Ghufron juga aktif menulis karya ilmiah. Buah pikirannya telah diterbitkan di berbagai jurnal dan surat kabar.

(Riel)

Komentar

News Feed