Pengda IOF Sulsel Gelar Rakerda Pertama 2019

Ketua Panitia Rakerda Andi Ihya Fada(FOTO: SRI SYAHRIL)

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR — Pengurus Daerah Indonesia Off-Road Federation Sulawesi Selatan (Pengda IOF Sulsel) menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pertama di Swiss Bell Inn Hotel, Panakkukang, Sabtu (27/7/2019).

Rakerda pertama sejak Adi Rasyid Ali resmi memimpin organisasi para offroader dan pehobby kendaraan 4×4 ini dihadiri puluhan club roda 4 dan roda 2, Pengcab dan seluruh anggota Pengda IOF  Sulsel.

Ketua Panitia Rakerda Andi Ihya Fada dalam laporannya menjelaskan,  Rakerda pertama IOF periode 2019-2020 akan membahas dan menetapkan program kerja IOF Pengda Sulsel untuk tahun 2019 dan 2020.

“Peserta Rakerda adalah Pengurus daerah dan Pengurus cabang serta perwakilan club-club resmi anggota IOF Pengda Sulsel,” jelas Om Fada sapaannya.
Om Fada mengapresiasi partisipasi angota IOF Sulsel yang begitu bersemangat dan berkomitmen untuk membawa organisasi pecinta off-road ini ‘Selangkah lebih Maju’.
‘’Saya berharap di Rakerda ini bisa memutuskan agenda dan program kerja yang dapat membawa IOF Sulsel selangkah lebih maju,” katanya.

Harapan serupa disampaikan Ketua Pengda IOF Sulsel Adi Rasyid Ali. Menurut Om ARA, sapaan tokoh yang sehari-hari adalah pimpinan DPRD kota Makassar menegaskan IOF Sulsel harus punya pedoman sebagai dasar dalam melaksanakan berbagai program.

Peserta Rakerda IOF Sulsel.(FOTO: SRI SYAHRIL)

Om ARA menjelaskan di periode kepengurusannya ada dua hal yang akan rutin dilaksanakan yakni kegiatan sosial dan agenda yang terkait dengan penyaluran hobby di bidang off-road.

‘’Misi sosial, kemanusiaan dan off-road adventure akan kami padukan. Misi sosialnya diantaranya donor darah, bedah sekolah, sunat massal, pemeriksaan kesehatan gratis dan lainnya. Untuk agenda event akan dilaksanakan South Sulawesi Overland 2019,” jelas Om ARA.

Untuk event South Sulawesi Overland (SSO) 2019 IOF Sulsel sudah berkomunikasi dengan off-roader dari sejumlah negara Asia.

(FOTO: SRI SYAHRIL)
‘’Saya sudah komunikasi dengan off-roader dari beberapa negara Asia, Diantaranya Malaysia, Brunai, Vietnam dan lainnya. Teman-teman dari seluruh Indonesia juga sudah siap. Mereka tinggal menunggu jadwal,’’ tambah Om ARA yang juga Ketua Pengprov Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Sulsel ini.

Ia menyebut selain off-roader dari negara-negara Asia juga SSO 2019 nanti akan diramaikan peserta dari dalam negeri seperti dari Kalimantan, Aceh, Bali, Sumatera, Jawa, dan off-roader dari pulau Sulawesi, khususnya Sulsel sebagai penyelenggara.

‘’Agustus nanti sudah akan ada event yang akan kami gelar,” katanya.

Menurut Om ARA, event off-road di Sulsel cukup banyak diminati oleh para behobi kendaraan 4X4 dan roda dua.  Ia merujuk pada kegiatan Bhayangkara Off-Road yang digelar oleh Pare’s Jeep Club di Parepare belum lama ini.

‘’Pesertanya cukup banyak. Ada 200 lebih kendaraan. Mereka tidak hanya dari Sulsel  dan pulau Sulawesi saja, tapi ada juga dari Kalimantan, Sumatera dan Jawa,” jelas Om ARA.

Dalam menjalankan roda organisasi menurut ARA, IOF sebagai regulator yang mengatur jadwal agar event bisa terlaksana dengan baik.

‘’Untuk penyelenggara event kita serahkan kepada klub-klub anggota IOF. Nanti induk organisasi yang menjadwal agar tidak berbenturan dengan kalender lainnya,” katanya.

(Asriel)

Komentar

News Feed