Penyebar Hoax Mahasiswa Tewas, Ditangkap

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR –  Irfan Idrus, karyawan sebuah hotel di Makassar ditangkap Petugas Unit Cyber Crime Polda Sulsel. Ia diduga menyebar hoaks melalui akun facebooknya terkait tewasnya mahasiswa korban terlindas kendaraan taktis Polisi.

Dicky Wahyudi, mahasiswa Universitas Bosowa, ditabrak rantis Polisi yang membubarkan massa di Jalan Urip Sumoharjo Makassar, Jumat (28/9/2019) saat aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Susel, pekan lalu.

Dia sempat menjalani operasi di Rumah Sakit Ibnu Sina, sebelum dirujuk ke RS Bhayangkara, tempat ia dirawat hingga kini.

Kepala Bidang Humas Polda Sulsel Kombes Dicky Sondani mengatakan, Irfan menulis status di akun Facebook Ippang Idrus Rabu (2/10/2019). Dia menyatakan kabar bahwa Dicky Wahyudi telah berpulang ke Rahmatullah. Informasi itu dianggap menyesatkan karena sampai sekarang korban baik-baik saja dan sedang dalam pemulihan.

“Pelaku menyebarkan informasi hoaks melalui Facebook. Memang saat ini Dicky Wahyudi dirawat di RS Bhayangkara, tapi keadaanya membaik,” jelas Dicky kepada wartawan Kamis (3/10/2019).

Irfan ditangkap di hotel tempatnya bekerja, di Jalan Jenderal Sudirman. Ia dijerat Pasal 45 ayat 2 Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi serta Transaksi Elektronik (ITE). Ancaman hukumannya 6 tahun penjara dan denda Rp1 miliar.

Dicky mengatakan, pelaku mengakui perbuatannya mengunggah informasi di Facebook. Namun dia berdalih hanya meneruskan informasi yang beredar.

Kepada Polisi, Irfan mengaku dekat dengan Dicky Wahyudi. Informasi meninggalnya korban terlindas rantis Polisi awalnya beredar di kalangan keluarganya.

Dicky mengimbau masyarakat berhati-hati menyebarkan informasi di media sosial. Kabar hoaks atau yang belum tentu keberarannya, mesti diverifikasi lebih dulu.

(Riel)

Komentar

News Feed