PMII Geruduk DPRD Makassar, Tolak Kenaikan Iuran BPJS

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Satu hari pasca pelantikan DPRD dihantam dengan unjuk rasa oleh Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Makassar. Aksi berlangsung Selasa, (10/9/2019).

Puluhan massa aksi memadati kantor wakil rakyat yang terletak di Jl AP Pettarani, kota Makassar itu. Mereka menyuarakan penolakan wacana pemerintah menaikkan 100 persen iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

Pemerintah rencananya akan menaikan iuran BPJS awal 2020 nanti. Adalah Menteri Keuangan Sri Mulyani yang melontarkan usulan tersebut.

Sekitar 20 menit massa ‘menyerang’ kantor DPRD Makassar. Mereka sempat diajak berdialog di ruang aspirasi. Tiga legislator senior dari partai Golkar, Abdul Wahab Tahir dan dua legislator PAN Hamzah Hamid dan Zaenal Beta mengapresiasi gerakan ini.

“Kami mengapresiasi adik-adik  melakukan aksi seperti ini. Kami juga pernah menjadi aktivis seperti kalian. Soal BPJS, kami sudah beberapa kali dihubungi teman-teman media terkait sikap DPRD,” paparnya.

Wahab Tahir menjelaskan DPRD kota Makassar tidak pernah setuju wacana kenaikan iuran BPJS.

“Seharusnya BPJS itu dikembalikan ke masing-masing daerah,” kata Wahab.

Koordinator aksi Zaenal Fadly mengungkapkan BPJS sudah jauh dari esensinya sebagai jaminan sosial dan jaminan kesehatan masyarakat.

“Setelah kita mengkaji beberapa data banyaknya temuan di rumah sakit terkait BPJS yang sudah jauh dari esensinya sebagai jaminan sosial dan jaminan kesehatan masyarakat menengah ke bawah,” ungkapnya.

(Andi/Riel)

Komentar

News Feed