oleh

Siapa Ustadz Abdul Somad ?

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Nama Ustadz Abdul Somad, menjadi fenomenal.  Setiap Mubaligh asal Pekanbaru Riau ini tabligh akbar selalu dihadiri jamaah dalam jumlah besar. Gaya ceramahnya mudah dicerna oleh semua kalangan. Pemahaman keilmuanya pun sangat mendalam.

UAS, begitu ustadz ini dikenal. Ia  lahir dengan nama lengkap Abdul Somad Batubara, Lc., D.E.S.A.
Lahir di Silo Lama, Asahan, Sumatera Utara, pada 18 Mei 1977. Selain sebagai ulama, UAS juga dikenals ebagai penceramah, ahli ilmu Hadist, , Ulama dan dosen.

UAS menyelesaiakan S1-nya di Al-Azhar, Kairo, Mesir. S2 di Daar al-Hadits Al-Hassania Institute, Kerajaan Maroko
Kakek UAS adalah Syekh Abdurrahman yang pernah belajar ilmu Agama di Makkah Arab Saudi.

Sepulangnya dari Mekkah, Syekh Abdurrahman menghadap Sultan Asahan dan diberikan sebidang tanah yang kemudian di atasnya dibangun sebuah Rumah Besar, satu arsitek dengan Istana Lima Laras di kabupaten Batubara, Sumatera Utara

Ustadz Abdul Somad dari masa ke masa.

Di tempat itulah Syekh Abdurrahman membangun biduk rumah tangga hingga turun-temurun. Putri sulung Syekh Abdurrahman bernama Siti Aminah. Siti Aminah punya anak perempuan bernama Hajjah Rohana yang kemudian melahirkan Abdul Somad

Masa Kecil Abdul Somad

Sejak kecil, orang tua Abdul Somad sudah memasukkan anaknya di sekolah yang berkultur Islam. UAS emulai sekolahnya di SD Al-Washliyah Medan dan tamat pada tahun 1990. Ia kemudian melanjutkan sekolahnya di  Pesantren Darularafah di wilayah Deliserdang, Sumatera Utara. Setahun UAS mengenyam pendidikan sebelum pindah ke Riau pada tahun 1994.

Di masa remajanya UAS bersekolah di Madrasah Aliyah Nurul Falah di wilayah Indragiri Hulu dan tamat pada tahun 1996. Setelah menamatkan sekolahnya, Somad melanjutkan pendidikannya di UIN SISKA Riau. Di kampus ini, UAS, mengenyam pendidikan selama dua tahun hingga tahun 1998.

UAS kemudian melanjutkan pendidikannya di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir setelah berhasil mendapatkan beasiswa dari pemerintah Mesir. Ia terpilih sebagai salah satu dari 100 penerima beasiswa dengan mengalahkan 900 pelamar lainnya.

Di Universitas Al-Azhar, Mesir, UAS menyelesaikan kuliahnya dalam kurun waktu 3 tahun 10 bulan dan berhasil mendapatkan gelar .Lc (License) yang merupakan gelar bagi lulusan pendidikan di kawasan timur tengah termasuk Mesir.

Lulusan Master di Maroko

UAS kemudian melanjutkan pendidikan S2-nya pada tahun 2004 di Institut Dar Al-Hadis Al-Hassania, Maroko  melalui beasiswa kerajaan Maroko. Ia salah satu dari 5 orang asing yang diterima kuliah disana. Menyelesaikan pendidikan masternya dalam jangka waktu 1 tahun 11 bulan dan meraih gelar D.E.S.A (Diplôme d’Etudes Supérieurs Approfondies).

UAS diketahui bekerja sebagai dosen bahasa Arab dan tafsir hadist di Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim dari tahun 2009. Selain itu ia juga mengajar sebagai Dosen Agama Islam di Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Azhar Yayasan Masmur, Riau.

UAS juga pernah aktif sebagai Anggota MUI Provinsi Riau dan Sekretaris Lembaga Bahtsul Masa’il Nahdlatul Ulama dan anggota badan amil zakat di Riau dari tahun 2009 hingga 2014.

UAS menikah pada usia 31 pada tahun 2008. Anaknyabernama Mesian Haziq Abdillah. Kini UAS aktif dalam memberikan ceramah Agama Aslam di berbagai pelosok di wilayah Indonesia. Dimulai dari memberikan dakwah agama melalui kanal Youtube nama UAS semakin dikenal di masyarakat setelah video-video ceramahnya menjadi viral di internet.

Ceramah atau isi dakwahnya mengenai Agama Islam sangat berbobot sesuai kapasitas dirinya sebagai seorang ulama, da’i sekaligus dosen agama Islam. Pertanyaan dari para jamaahnya ia jawab berdasarkan pandangan-pandangan imam mazhab dan mudah dimengerti.  Sosoknya yang cerdas dan gayanya yang sederhana membuat UAS banyak disukai oleh masyarat. Ia pun banyak menerima undangan untuk ceramah.

UAS juga banyak menerjemahkan buku-buku dari Timur Tengah yang memuat mengenai permasalahan seputar rumah tangga dalam Islam dan permasalah lain dalam agama Islam. Selain itu UAS juga aktif menulis buku. Hingga kini sudah tiga judul buku ia tulis, masing-masing berjudul 37 Masalah Populer, 99 Pertanyaan Seputar Sholat dan buku berjudul 33 Tanya Jawab Seputar Qurban.

Buku “37 Masalah Populer” tentang masalah-masalah seperti memahami bidah, beramal dengan hadits dhaif, isbal, zikir jahr setelah salat, peringatan Maulid Nabi Muhammad shalallahu alaihi wa sallam, dan perkara khilafiyah. Buku 99 Pertanyaan Seputar Sholat berisi tentang tanya jawab seputar salat, dan 33 Tanya Jawab Seputar Qurban berisi tentang tanya jawab yang memberi pengetahuan penting bagi penyelenggaraan ibadah qurban.

      Riwayat Pekerjaan

  • Dosen Bahasa Arab di Pusat Bahasa Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
  • Dosen Tafsir dan Hadis di Kelas Internasional Fakultas Ushuluddin UIN Suska Riau.
  • Dosen Agama Islam di Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Azhar Yayasan Masmur Pekanbaru.
  • Anggota MUI Provinsi Riau, Komisi Pengkajian dan Keorganisasian.
  • Anggota Badan Amil Zakat Provinsi Riau, Komisi Pengembangan.
  • Sekretaris Lembaga Bahtsul Masa’il Nahdlatul Ulama Provinsi Riau.
  • Demikian biodata dan biografi Ustadz Abdul Somad yang dirangkum dari berbagai sumber.

 

Penulis : Asriel/dbs

Komentar

News Feed