UKM Bahasa Unismuh Kembali Hadirkan Cultural Fest Vol 3

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Universitas Muhammadi Makassar (Unismuh) tahun ini akan mengadakan Cultural Fest Vol 3 (Competition and Festival). Festival yang berlangsung 12-13 Oktober 2019 di Auditorium Al-Amien Unismuh bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bahasa asing.

Pencetus kegiatan ini adalah UKM Bahasa Unismuh yang berdiri sejak 2014. Kegiatannya mengusung tema “Diversity for the Great World” dikemas dalam bentuk pentas kebudayaan asing dan festival kuliner dari berbagai negara.

Ketua Umum UKM Bahasa Unismuh, Ahmad Yani menjelaskan kegiatan ini merupakan lanjutan dari Cultural Fest vol 1 yang dilaksanakan pada tahun 2014.

“Ini untuk yang ketiga kalinyaa diadakan di Universitas Muhammadiyah, dengan memperlombakan 14 cabang lomba kebahasaan disertai background bahasa yang berbeda-beda,” ujarnya.

Ia berharap, ajang bergengsi tersebut dapat dijadikan sebagai agenda tahunan UKM Bahasa.

“Kalau misalnya, tahun ini debatnya menggunakan Bahasa Inggris, tahun depan bisa debat dengan Bahasa Jepang. Sehingga akan membuka peluang bagi peserta untuk mengembangkan karir di luar negeri,” katanya.

Ajang ini, lanjut Ahmad Yani, bisa jadi tempat para pelajar SMA dan mahasiswa untuk berkompetensi, serta memfasilitasi pecinta bahasa untuk lebih mengembangkan diri dalam bidang kebudayaan dan kebahasaan.

“Pendaftar sudah lebih 100. Ini bukan hanya sekedar ajang kompetisi saja, tetapi juga untuk menambah wawasan dan semangat belajar bagi pengunjung. Karena dalam event ini, akan ada sesi “sharing and talkshow” oleh tokoh-tokoh inspirator pendidikan,” paparnya.

Sekedar diketahui, ada puluhan tenant kuliner, fashion, UKM dan souvenir akan turut meramaikan event Cultural Fest ini. Bagi masyarakat yang hendak berpartisipasi dalam pagelaran tersebut.

Wakil Rektor III Unismuh, Dr. Muh Tahir mengatakan pengembangan ini  mensuport kegiatan dalam pengembangan budaya dan bahasa.

‘’Kami sudah memprogramkan untuk ke jenjang lebih tinggi. Dari sisi akademik kami berharap melalui UKM Bahasa, bisa menggunakan bahasa Indonesia yang benar serta menguasai bahasa asing,’’ harapa dia.

Ia juga berharap adanya kemampuan mahasiswa dalam berbahasa asing itu memudahkan universitas dalam meraih akreditas.

(Gilang/Riel)

Komentar

News Feed