oleh

Vonis Mati 2 Pembakar Rumah yang Menewaskan 6 Orang

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Dua terdakwa pelaku pembakaran satu keluarga di Jalan Tinumbu lorong 166 B, Kecamatan Tallo, Makassar, M Ilham dan Sulkifli Amir akhirnya divonis hukuman mati oleh Pengadilan Negeri (PN) Makassar, Jumat (12/4/2019).

Ketua Majelis Hakim, Hakim Supriyadi dalam amar putusannya menyatakan kedua terdakwa terbukti melakukan pembunuhan berencana. Terdakwa membakar rumah yang duhuni Sanusi bersama enam orang keluarganya pada Agustus 2018 lalu. Akibat perbuatan terdakwa, seluruh penghuni rumah tewas terpanggang.

Terdakwa terbukti melakukan tindak pidana pembunuhan berencana sebagaimana diatur dalam Pasal 340 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke (1) KUHP bersama-sama atau Pasal 338 KUHP jo Pasal 55 KUHP ayat (1) ke 1 atau Pasal 187 KUHP jo Pasal 55 ayat 1 ke (1) KUHP.

“Untuk itu keduanya dijatuhi hukuman mati sesuai dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU),” tegas Supriyadi.

Mendengarkan putusan hakim, kedua terdakwa tak kuasa membendung air matanya. Mereka hanya tertunduk lesu. Oleh majelis hakim, keduanya diberikan waktu selama sepekan untuk mengajukan banding.

“Masih ada waktu  7 hari. Silakan, apakah terdakwa akan mengajukan banding atau menerima,” tambahnya.

Dalam sidang vonis tersebut, kedua terdakwa didampingi dua pendamping hukum yang diperbantukan dari Pusat Bantuan Hukum (Pusbakum) PN Makassar.

Dalam kasus ini kedua terdakwa berperan sebagai eksekutor. Pembakaran dilakukan setelah mereka menerima perintah dari otak pelaku pembakaran, Akbar Daeng Ampu dari dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1A Makassar.

Daeng Ampu sendiri tewas dalam lapas sebelum disidang di PN Makassar. Motif aksi keji itu dilatarbelakangi utang narkoba. Fahri diketahui berutang puluhan juta rupiah kepada Daeng Ampu.

Daeng Ampu lantas memerintahkan dua anak buahnya untuk menghabisi nyawa Fahri beserta lima orang anggota keluarganya.

Penulis : Asril

Komentar

News Feed