INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Pasangan Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) menunjuk satu lagi juru bicara (jubir) untuk menambah kekuatan.
Tim IYL-Cakka menunjuk mantan Ketua Umum Badko HMI Sulselbar yang juga mantan Jubir Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu’mang (Sayang) Jilid II, Henny Handayani, sebagai juru bicara terhitung mulai Rabu (11/10/2017).
Henny juga merupakab Juru Bicara Pasangan Irman Yasin Limpo-Busrah Abdullah (Noah) sebelum meniti karir sebagai salah satu karyawan di perusahaan swasta.
“Saya terpanggil bersama Punggawa Macakka, karena sejak dulu saya mengaguminya sebagai pemimpin yang konsisten, komitmen dan tegas. Beliau bukan tipikal pemimpin yang lain di mulut, lain tindakan,” kata Henny melalui rilis yang dikirim tim media IYL-Cakka.
Menurut Henny, pasca-ditunjuk menjadi jubir, maka ia bersama tim dan relawan lain akan menjadikan momentum pilgub untuk adu ide, gagasan demi menjadikan Sulsel lebih maju lagi. Sebab, torehan yang dicapai pemerintahan selama ini, harus dipastikan bisa terus berlanjut.
“Memunculkan ide dan gagasan untuk bersama membangun Sulsel, jauh lebih baik dibanding saling memfitnah apalagi saling mencederai. Kami mengajak untuk bersama menjadikan Pilgub ini, sebagai sebuah proses demokrasi yang bermartabat,” tuturnya.
Sebelum IYL menggandeng Cakka, tim pemenangan memperkenalkan Putri Intelegensia Sulsel 2017 Risky Vatmala Passalo sebagai juru bicara. Key, sapaan akrab Risky selama ini banyak menghiasi media massa, baik dalam menyampaikan berbagai perkembangan tentang Ichsan, maupun menjawab dinamika yang berkembang.
Selama satu bulan terakhir, Key yang tercatat sebagai alumni UNM, sedang dalam proses pemulihan kesehatan di kampung halaman setelah terbaring sakit. Sehingga praktis untuk sementara ia tak boleh banyak beraktivitas sampai kondisinya benar-benar fit kembali.
Diberbagai kesempatan, IYL memang sudah menyampaikan ke media jika dalam waktu dekat akan menambah juru bicaranya. Itu dilakukan guna semakin memperlancar komunikasi ke publik, terutama dalam menyampaikan ide dan gagasan.
Penulis: Wawan
Editor: Anwar





