INFOSULSEL.COM, MAKASSAR — Perayaaan Hari jadi Kota Makassar yang ke 413 akan digelar sederhana dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Hal ini dilakukan menyusul pandemi Covid-19 yang masih mewabah di hampir seluruh wilayah di Indonesia, termasuk Kota Makassar.
Wakil Ketua Panitia Hari Jadi Kota Makassar yang ke 413, Sittiara Kinang mengatakan bahwa pelaksanaan tahun ini digelar secara berbeda.
“Meskipun digelar sederhana, namun semangat kebangkitan ekonomi di tengah cobaan wabah virus Corona tetap kita gaungkan di momentum hari jadi Kota Makassar kali ini. Hal ini juga tergambar pada pemilihan logo dan tema, yakni adaptasi baru menuju gerbang Investasi dan pariwisata,” ujar Sittiara saat berbicara pada acara Dialog Rutin Walikota Makassar yang di gelar oleh Bagian Humas Pemkot Makassar di Cafe Shoxx Coffee, Jumat (6/11/2020).
Menurutnya, adaptasi baru merupakan bagian dari strategi memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Makassar.
Sementara itu ditempat yang sama, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Dr. Ismail Hajiali menjelaskan sejumlah persiapan teknis yang dilakukan jelang hari H, 9 November 2020.
“Persiapan kita sudah hampir rampung. Konsepnya kita kemas semi virtual, mengingat di masa pandemi tidak boleh ada penumpukan orang dengan jumlah banyak. Makanya, puncak acara yang digelar dalam bentuk rapat paripurna dewan kita sebar luaskan secara daring. Seluruh kanal media elektronik kita gunakan untuk siaran langsung, baik itu televisi, radio, termasuk juga kanal sosial media seperti facebook, instagram, YouTube kita manfaatkan untuk siaran langsung,” ujar Ismail Hajiali.
Sejumlah rangkaian acara di hari jadi Kota Makassar ke 413 akan dihelat. Di antaranya, Launching Bus Wisata, nikah massal dengan jumlah 413 pasangan, kegiatan Makassar Sale, penyerahan bantuan hibah kepada UMKM serta lembaga usaha di Makassar, zikir, termasuk penggunaan baju adat secara massal baik di kantor pemerintahan maupun swasta. (andi/rilis)





