PSM Makassar Dijatuhi Sanksi Larangan Transfer Pemain oleh FIFA

Dua pemain PSM, Asnawi dan Zulham memborong tiga gelar Individu. Asnawi menjadi pemain muda terbaik, sementara Zulham terpilih sebagai pemain terbaik dan top skor Piala Indonesia 2018.(FOTO: SRI SYAHRIL)

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – PSM Makassar dijatuhi hukuman sanksi larangan transfer pemain oleh FIFA lantaran tunggakan gaji mantan pemain asingnya, Giancarlo Loper Rodrigues. Sanksi tersebut, berlaku tiga periode pendaftaran atau sampai kewajiban klub diselesaikan.

Sebelumnya, pemain asal Brasil Giancarlo melaporkan PSM ke DRC (Dispute Resolution Chamber) FIFA soal penunggakan gaji oleh PSM. Komite Disiplin FIFA kemudian menjatuhkan sanksi berupa larangan transfer buat PSM.

Bacaan Lainnya

PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi sepakbola sudah meneruskan putusan FIFA ini ke PSM. Surat resmi yang ditandatangani Direktur Utama PT LIB Akhmad Hadian Lukita, telah dilayangkan ke PSM pada, Senin (15/2/2021).

“Iya benar. Itu sudah lama surat FIFA ke PSSI. Cuma sesuai direktif dari PSSI, kami harus menyampaikan ke klub sebagai operator,” kata Lukita, dikutip dari detik.com.

“Kami diminta PSSI untuk menyampaikan ke klub supaya mematuhi putusan FIFA. Kalau begitu isinya, berarti sudah menjadi putusan dari FIFA suratnya,” lanjutnya.

Sebetulnya, Giancarlo pernah secara terbuka mengungkapkan masalah penunggakan gaji oleh PSM lewat postingannya di media sosial pada akhir Januari lalu. Karena masalah gaji pula ia kini minggat ke klub Bangladesh, Sheikh Russel KC.

Sementara itu, hukuman larangan transfer dari FIFA sebelumnya juga pernah dijatuhkan ke klub Indonesia lainnya. Semen Padang dan Tira Persikabo juga pernah mendapatkan hukuman serupa pada akhir Desember 2019.

Selanjutnya, ada juga lima klub Liga 2 yakni; Mitra Kukar, Kalteng Putra, Perserang Serang, PSMS Medan, dan PSPS yang dijatuhi hukuman serupa pada pertengahan 2020. Bedanya, sanksi tersebut dijatuhi oleh NDRC (National Dispute Resolution Chamber), badan sengketa bentukan PSSI atas kerjasama dengan FIFA.

Adapun bunyi surat yang ditandatangani Direktur Utama PT LIB, Ahmad Hadian Lukita terkait putusan FIFA yaitu:

  1. FIFA memutuskan menghukum klub PSM Makassar berupa larangan melakukan pendaftaran pemain baik pada tingkat nasional maupun internasional kepada Klub paling lama selama 3 (tiga) periode pendaftaran atau sampai kewajiban Klub dapat diselesaikan.
  2. Bahwa berdasarkan surat PSSI sebagaimana disebutkan di atas, LIB akan melakukan proses pemblokiran sistem pendaftaran kepada klub PSM Makassar sampai dengan kewajiban Klub dapat dipenuhi.
  3. LIB akan menyampaikan tembusan surat ini kepada seluruh peserta Klub Liga 1 dan Liga 2 2020 perihal implementasi larangan melakukan pendaftaran pemain tingkat nasional maupun internasional kepada Klub PSM Makassar paling lama selama 3 periode atau sampai kewajiban Klub dapat diselesaikan. (andi)

Pos terkait