INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – PSM Makassar U-19 belum mampu bangkit. Bermain di kandang sendiri mereka keok 0-2 saat menghadapi Perseru Serui U-19 dalam lanjutan Grup 3 Liga 1 U-19 di Stadion Mattoangin, Senin (25/9/2017).
Dua gol kemenangan Perseru U-19 dicetak Yadi Karunia dan Aditya Wahyu Nugroho. Hasil ini kian membenamkan Juku Eja di dasar klasemen Grup 3 dengan hanya meraup dua poin dari tujuh kali bertanding.
Pelatih PSM U-19, Imran Amirullah, mengakui Perseru tampil lebih. Menurut Imran, anak asuhnya sudah tampil sesuai pola permainan yang disiapkan. Hanya saja, kata dia, kesalahan mendasar yang kerap dilakukan pemainnya menjadi pembeda pada laga tersebut.
“Terus terang saja pertandingan hari ini sudah berjalan sesuai rencana. Cuman ada beberapa kesalahan mendasar yang kami buat sendiri dan hal itu membuat kami tertekan sendiri,” ujarnya usai laga.
Soal kehadiran dua punggawa timnas Indonesia U-19 Asnawi dan Nurhidayat, Imran mengakui membuat timnya lebih kuat.
Yusack Sutanto, pelatih kepala Perseru U-19 mengaku puas dengan penampilan timnya. “Pemain menjalankan instruksi dan strategi yang saya inginkan. Saya tekankan ke pemain agar tetap tenang meski lawan memperagakan permainan keras,” ungkap Yusack.
Ia menilai penampilan PSM U-19 jauh lebih baik dibandingkan ketika dikalahkan Perseru U-19 2-7 pada putaran pertama. “Kami sempat kewalahan menghadapi mereka. Kami hanya beruntung bisa mencetak dua gol di Makassar,” ia menuturkan.
Secara khusus dia memuji penampilan gelandang Marten Raweyai. “Meski tidak mencetak gol, dia adalah kreator dua gol Perseru U-19,” ucapnya.
Sememtara itu, kapten Perseru U-19, Brahmantyo Asih Tiarputro berharap rekan-rekannya tetap fokus pada pertandingan selanjutnya setelah kemenangan atas PSM U-19. “Semoga kami tampil lebih baik pada pertandingan selanjutnya,” ujar Brahmantyo.
Penulis : Aril



