INFOSULSEL.COM, JAKARTA — Roy Suryo bersuara. Dengan tegas eks Menpora itu menyebut Kemenpora menebar fitnah. Musababnya surat Kemenpora tertanggal 1 Mei 2018 yang isinya meminta Roy Suryo mengembalikan barang-barang milik negara. Total barang negara yang diminta dikembalikan 3.226 unit.
“Saya duga dengan keras bahwa ini adalah fitnah untuk menjatuhkan martabat dan nama baik saya di tahun politik,” kata Roy Suryo kepada wartawan, Rabu (5/9/2018).
Merespons surat Kemenpora, Roy Suryo menunjuk pengacara, Tigor Simatupang. Roy Suryo sudah berkomunikasi mengenai duduk persoalan barang-barang milik negara yang disebut Kemenpora belum dikembalikan.
Roy Suryo, disebut Tigor, heran atas munculnya surat dari Kemenpora yang isinya meminta Roy Suryo mengembalikan barang negara. Padahal surat itu ditegaskan Tigor, tak pernah sampai ke tangan kliennya.
“Katanya surat resmi, tapi belum sampai hari ini ke tangan Pak Roy. Itu akal-akalan mereka saja karena diperiksa BPK,” kata Tigor seperti dikutip Detikcom.
Tigor mengaku sedang mendata persoalan terkait barang milik negara yang ditagih Kemenpora. Ditegaskan Tigor, kliennya sudah mengembalikan seluruh barang-barang tersebut selepas dari jabatan Menpora.
“Saya susun data, sehabis itu saya konfirmasi sekalian somasi Kemenpora,” tegas Tigor.
Atas bantahan Roy Suryo, Kemenpora tetap menegaskan surat yang dilayangkan untuk meminta pengembalian barang-barang sebagaimana surat yang dilayangkan.
“Monggo membantah, nggak apa-apa. Membantah nggak apa-apa,” ujar Sekretaris Kemenpora Gatot S Dewa Broto.
Tapi Gatot belum berbicara banyak tentang munculnya respons Roy Suryo. Gatot juga tak menjawab soal somasi yang akan dilakukan Roy Suryo lewat pengacaranya.
Persoalan surat ‘tagihan’ Kemenpora, Roy Suryo membawanya ke ranah Twitter. Lewat cuitan, Roy Suryo mengaku mendoakan para pembully.
“Tweeps, secara khusus untuk rekan-rekan yang ‘membully’, tidak apa-apa. Tetap saya doakan Semoga mereka-mereka mendapat Hidayah,” cuit Roy di akun @KRMTRoySuryo2, Rabu (5/9/2018).
“Gusti Allah SWT tidak sare,” imbuh Waketum Partai Demokrat itu.
Penulis : Asril





