INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Kepala Kepolisian Resor Kota Besar (Kapolrestabes) Makassar pimpin apel Pergeseran Pasukan Pengamanan Tempat Pemungutan Suara Pemilihan Umum (Serpas TPS Pemilu) 2019 yang berlangsung di Lapangan Karebosi Makassar, Minggu (14/4/2019) sore.
Apel tersebut turut dihadiri Wakil Kapolrestabes (Wakapolrestabes) Makassar AKBP Adhi Purboyo, SIK, para Kepala Bagian (Kabag), Kepala Satuan (Kasat) jajaran Polrestabes Makassar, Komandan Yonif Brigadir Mobil Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Danyon Brimob Polda Sulsel), Pasi Ops Kodim 1408/BS, BKO Polda.
Kegiatan tersebut sekaligus untuk mengecek kesiapan dan peralatan personil yang akan melaksanakan pengamanan di TPS wilayah Kota Makassar.
Dalam arahannya, Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo, SIK mengatakan, ada beberapa hal yang menjadi perhatian dalam melaksanakan pengamanan di TPS.
Salah satunya para personil akan bersinergi bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI), Perlindungan Masyarakat (Linmas), dan tokoh masyarakat saat bertugas.
“Oleh karena itu saya minta kepada rekan-rekan yang bertugas di TPS segera kenali lingkungan anda, koordinasikan apa yang selama ini sudah disampaikan agar diterapkan di lapangan.”
“Lakukan giat penggalangan atau pendekatan karena kita tidak sendiri, dibutuhkan kerja sama antara stakeholder yang ada di TPS,” jelas Kapolrestabes Makassar dihadapan personilnya.
Lebih lanjut, Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo juga mengingatkan, tidak diperbolehkan berada di dalam di TPS, para personil yang bertugas hanya mengamankan di area luar TPS.
“Saudara-saudara tidak boleh meninggalkan lokasi sebelum kegiatan di TPS rampung semua, apabila ada personil yang melanggar akan ada sanksi dua kali lebih berat. Seluruh anggota TNI maupun Polri yang bertugas di TPS agar tetap menjaga profesionalitas dan netralitas,” tegasnya.
Diketahui, jumlah aparat yang diturunkan untuk mengamankan TPS mencapai 2.100 personil gabungan yang berasal dari Satuan Polrestabes Makasar, TNI, serta BKO Polda Sulsel.(*/RP)





