INFOSULSEL.COM, MAKASSAR — Sejumlah massa dari berbagai organisasi mahasiswa mengamuk. Mereka mengobok-obok ruang sidang paripurna, Selasa (1/9/2020). Massa ini berbuat anarkis lantaran kecewa aspirasi mereka tidak diterima oleh satu orang pun anggota DPRD Makassar.
Massa berdemontrasi sejak Senin (31/8/2020) sore. Tepatnya pukul 17.00 WITA. Saat itu sebagian anggota dewan dan staf di DPRD Makassar sudah pulang.
“Mereka datang sekitar jam 5 sore. Saat itu anggota sudah pulang. Demo ini juga tidak ada pemberitahuan sebelumnya. Juga tidak ada pernyataan sikap untuk diteruskan ke pimpinan,” jelas Kasubag Humas DPRD kota Makassar, Taufiq Nadsir, Selasa(1/9/2020).
Karena tak ada yang menerima aspirasinya, mahasiswa yang mengenakan atribut HMI itu menginap di kantor sekretariat DPRD Makassar dengan harapan bisa bertemu dan diterima langsung oleh pimpinan DPRD.
Pagi harinya, kata Taufik massa tersebut naik ke ruang paripurna. Mereka mendobrak pintu. Saat itu ruangan sedang kosong. Massa nampak kecewa. Mereka lalu bertindak anarkis dan mengobrak-abrik isi ruangan.
Meja pimpinan DPRD Kota Makassar di ruangan rapat paripurna, dibalik. Tak ada yang tersisa. Semua jatuh ke lantai. Beberapa perlengkapan sidang pun rusak.
Kasubag Humas DPRD kota Makassar, Taufiq Nadsir, telah melaporkan kasus ini ke Polrestabes Makassar, Selasa (1/9/2020). Ia meminta aparat kepolisian menangkap para pelaku.(riel)





