INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Memasuki sepekan jelang perayaan idul fitri 1442 H, Pemerintah Kota Makassar kembali mengimbau akan kesadaran mudik.
Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto menyayangkan jika mudik dipaksakan hanya karena silaturahmi dan maaf-memaafkan, sebab hal ini bisa dilakukan secara virtual.
Laki-laki yang karib disapa Danny Pomanto, meminta kepada masyarakat agar lebih peka dan sadar soal bahaya mudik ditengah pandemi Covid-19.
“Jadi, saya kira harus dengan kesadaran yang tinggi. Kalau soal silaturahmi kan bisa silaturahmi virtual. Jika ada yang ingin kue, kan bisa dikirim. Semua bisa selesai,” ujar Danny Pomanto saat menghadiri rapat rencana kerja (Renja) di DPRD Makassar, Rabu (5/5/2021).
Tak hanya itu, ia berharap lonjakan mudik ini bisa dihindari agar tidak seperti kejadian di India beberapa waktu yang lalu yang melibatkan lima juta jiwa terpapar.
“Itulah penyebab meledaknya di sana (India), dan sedangkan orang mudik yang datang, dikunjungi dan yang terlibat bisa mencapai lebih 80 juta jiwa. Saya tekankan, mudik itu sangat berbahaya sebagai transmisi penyebaran Covid-19,” ungkapnya. (andi)



