INFOSULSEL.COM, MAKASSAR | Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Sulawesi Selatan (Sulsel) dinobatkan sebagai TP2DD terbaik di Indonesia.
Hal tersebut disampaikan Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulsel, Causa Iman Karana, di sela Pelaksanaan Launching KKPD, High Level Meeting TP2DD, Serta Apresiasi Ekonomi dan Keuangan Digital Sulawesi Selatan, yang dilaksanakan di Hotel Claro Makassar, Selasa, 5 Desember 2023.
“Berbagai inovasi dilakukan di Sulsel dan mendapat pengakuan nasional,’’ kata Causa Iman.
Ia menjelaskan TP2DD Sulsel tahun lalu juga berhasil jadi yang terbaik se Indonesia. ‘’Tahun ini, TP2DD Sulsel tidak hanya terbaik di kawasan Sulawesi, tapi yang terbaik di Indonesia,” tambah Causa Iman.
Causa mengungkapkan, pemerintahan dituntut mengikuti perkembangan teknologi, sehingga lebih responsif, efektif, dan transparan. ‘’Termasuk dalam hal tata kelola keuangan daerah. Pemerintah Provinsi Sulsel telah membuktikan hal tersebut,” katanya.
Dalam kesempatan ini, BI menyerahkan dua penghargaan kepada Pemprov Sulsel yang diterima Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin. Kedua penghargaan itu yakni Penghargaan TP2DD Terbaik I di kawasan Sulawesi, dan penghargaan sebagai Pemerintah Daerah dengan program unggulan P2DD terbaik melalui aplikasi pembayaran pajak digital Bapenda Sulsel in Your Hand.
Sulsel menjadi provinsi pertama di Indonesia yang mengimplementasikan penggunaan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD). Pemprov Sulsel untuk pertama kalinya menggunakan KKPD-nya pada November 2023 lalu, untuk pembelian Alat Tulis Kantor (ATK).
Bahtiar Baharuddin, menyampaikan, KKPD menjadi instrumen reformasi birokrasi, termasuk tata kelola keuangan. Penggunaan KKPD, secara langsung atau tidak, akan mengurangi praktek tata kelola keuangan yang kurang pantas dan upaya pencegahan korupsi.
“Dengan menggunakan KKPD, semua terukur. Pasti organisasi kita semakin sehat. Karena memangkas proses administrasi. KKPD lebih mudah, simpel, sederhana dan akuntabel, sesuai prinsip hukum keuangan. Banyak manfaat yang diperoleh,” kata Bahtiar.
Ia juga menyampaikan terima kasihnya kepada BI atas dukungan dan kontribusi dalam perbaikan tata kelola keuangan pemerintah. (*)





