Mandiri hingga Level Dunia, Pertina Sulsel Buka Pendaftaran Calon Ketua, Syaratnya Siap Berkorban Finansial

Ketua Pengprov PERTINA Sulsel Harpen Reza Ali saat mengalungkan medali emas kepada petinju Sulsel Josua Holy Masihor usai mengalahkan petinju DKI jakarta Haldim Sugoro pada partai final PON XXI Aceh-Sumut 2024.(FOTO: SRI SYAHRIL)

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR | Genderang suksesi kepemimpinan di tubuh Pengprov PERTINA Sulawesi Selatan (Sulsel) resmi ditabuh. Induk organisasi tinju amatir Sulsel ini bersiap menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) pada awal November 2026. Agendanya tunggal,  memilih pengurus masa bakti 2026–2030.

Keseriusan tersebut dimatangkan dalam rapat pleno pengurus yang berlangsung di Sekretariat Pengprov Pertina Sulsel, Lt. 2 Marina Beach Hotel, Makassar. Rapat dipimpin langsung Ketua Pengprov PERTINA Sulsel Harpen Reza Ali.

Bacaan Lainnya

Pertemuan strategis ini menelurkan keputusan krusial.  Mulai dari pembentukan Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP), Steering Committee (SC), hingga Organizing Committee (OC).

Sekretaris Pengprov Pertina Sulsel, Sri Syahril, menegaskan bahwa proses pencalonan ini dibuka secara transparan. TPP diamanatkan untuk mengawal seluruh tahapan seleksi secara ketat. Mulai dari pendaftaran, verifikasi berkas, pengujian, hingga penetapan calon yang memenuhi syarat.

Peluang dibuka lebar bagi putra-putri terbaik daerah yang memiliki komitmen konkret untuk memajukan dunia adu jotos ini. Namun, Sri memberikan catatan kritis agar momentum ini tidak sekadar dijadikan ajang pamer status atau pelengkap daftar riwayat hidup (curriculum vitae).

Berdasarkan lini masa yang disusun, tahapan penjaringan bakal calon ketua akan dimulai pada 5 hingga 12 Oktober 2026. “Setelah itu, TPP akan melakukan verifikasi berkas pada 13–14 Oktober, disusul masa sanggah pada 15–17 Oktober, sebelum akhirnya menetapkan calon resmi pada 18 Oktober 2026,” jelas Sri Syahril.

Demi menjaga iklim demokrasi yang sehat, para calon ketua yang lolos verifikasi akan diberikan panggung untuk berkampanye dan bersosialisasi pada 19–22 Oktober 2026. Waktu tiga hari tersebut menjadi ruang bagi kandidat untuk meyakinkan pemilik suara sebelum bertarung di arena Musprov.

Petinju Sulsel Josua Holy Masihor saat tampil di KejuaraanTinju Dunia IBA Men’s World Championships 2025 yang digelar di Dubai, Uni Emirat Arab, 2–17 Desember 2025.(DOK IBA)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan