INFOSULSEL.COM, MAKASSAR– Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sulawesi selatan menilai Legislator Kota Makassar, Fasruddin Rusli tidak menghargai mekanisme yang dilakukan oleh partai, sehingga DPW mengganjar dengan surat peringatan (SP).
“Fasruddin Rusli tidak mengakui metode penjaringan yang dilakukan oleh pengurus DPW PPP,” kata Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPW PPP Sulsel, Rizal Syarifuddin di Makassar, Kamis (17/8/17).
Dia mengatakan semestinya jika kader tidak sepaham dengan apa yang dilakukan pengurus masih bisa dibicarakan dengan baik, namun pihaknya DPW PPP juga menyayangkan itu karena terekspose pada sejumlah media.
“salah satu pernyataan yang dianggap mencoreng adalah calon walkot percuma mengikuti penjaringan di DPW,” kata Rizal menirukan ucapan Fasruddin di media.
Anggota DPRD Makassar, Fasruddin Rusli saat mengikuti rapat di Badan Anggaran (Banggar) DPRD Makassar
Sementara itu menurutnya apa yang dilakukan oleh pengurus dengan dengan membukan penjaringatelah sesuai metode yang diberikan oleh pihak DPP ke DPW.
“Metode penjaringan yang di jalankan di DPW sudah sesuai keputusan DPP dan kita jalankan sudah sesuai juknis DPP. Jadi kalau masih ada yang melawan ketetapan itun maka kita akan mendepaknya,”jelasnya.
Sementara itu, sebelumnya Fasruddin Rusli mengatakan penjaringan itu semestinya tidak dilakukan, sebab kader inter PPP juga ada yang berpotensi bertarung pada pemilihan wali kota dan wali kota makassar. kader yang di Maksud Fasruddin itu adalah rekan sejawatnya di DPRD Kota Makasssar, Bursanuddin Baso Tika yang juga selaku ketua PPP Kota Makassar.
Penulis : Wawan
Editor : Anwar





