Ni’matullah Patut Diperhitungkan di Pilgub Sulsel 2018

Ketua DPD Partai Demokrat Sulsel, Ni'matullah bersalaman dengan Susilo Bambang Yudhoyono.(IST)

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR — Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sulawesi Selatan (Sulsel), Ni’matullah patut diperhitungkan sebagai bakal calon Gubernur Sulsel pada Pilgub 2018.  Sebagai salah satu politisi senior kapasitas dan kompetensi Wakil Ketua DPRD Sulsel ini tak perlu diragukan.

Ketua DPC Partai Demokrat kota Makassar Adi Rasyid Ali dan Ketua DPD Partai Demokrat Sulsel, Ni’matullah tengah berbincang santai di ruang kerjanya di DPRD Sulsel.FOTO : ARIL

Hal tersebut tegaskan Ketua DPC Demokrat kota Makassar, Adi Rasyid Ali kepada INFOSULSEL.COM, Selasa (29/8/2017).  “Salah satu  figur calon gubernur  yang paham tentang kerja pemerintahan adalah Pak Ni’matullah. Beliau sudah dua periode di DPRD. Sekarang sebagai Ketua Banggar. Tentu beliau paham mau dibawa kemana ini Sulsel. Baik secara anggaran maupun tentang kebijakan-kebijakan yang pro rakyat,” jelas ARA, sapaannya.

Bacaan Lainnya

Wakil Ketua DPRD kota Makasar ini menyebut background politisi berusia 52 tahun itu secara  organisasi sangat terukur. ‘’Tapi kembali lagi nanti kita lihat apakah bisa posisi 01 atau 02. Karena kadang kecerdasan seseorang dikalahkan hanya karena sebuah popularitas dan elektabilitas yang belum tentu punya kompetensi kuat. Tapi itulah fakta di dunia politik yang mau tidak mau kita wajib berperan di dalamnya,” katanya.

Bagi Ulla, keinginan untuk maju di Pilgub Sulsel memang  sudah sering ia ungkapkan di beberapa kesempatan. “Hanya saya calon gubernur yang tau APBD Sulsel selama ini,” ujarnya dalam rapat koordinasi di hadapan seluruh pengurus Demokrat Sulsel, di Hotel Sheraton awal Maret lalu.

Selain itu dorongan dari para kader serta simpatisan banyak yang  menginginkan ia maju di Pilgub 2018. “Sebagai Partai pemenang kedua di Sulsel Demokrat tidak harus jadi penonton. Sebagai ketua partai saya kira Pak Ulla sangat layak maju sebagai calon Gubernur Sulsel,” sebut ARA.

Bagi ARA, peluang untuk mengusung kader pada Pilgub mendatang sangat besar.  Apalagi partai berlambang bintang mercy ini punya modal 11 kursi di DPRD Sulsel. Sangat memungkinkan untuk mengusung kadernya.

ARA menjagokan Ni’matullah karena politisi yang terpilih memimpin Demokrat Sulsel pada 19 Mei 2016 ini salah satu tokoh politik yang bersih. Ulla juga sukses memimpin partai yang didirikan oleh Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudoyono ini memperoleh 11 kursi di DPRD Sulsel. Secara geopolitik, pun pria kelahiran 9 September 1965 ini punya keluarga besar di Bone dan Pangkep.

“Saya anggap indikator itu sudah cukup sebagai modal untuk ikut bertarung di Pilgub Sulsel. Selain itu aspirasi dari bawahjuga bisa dijadikan pertimbangan,” katanya.

Sebelum jadi politisi Ulla yang terpilih dari Dapil VI meliputi Kabupaten Maros, Pangkep, Barrup dan Parepare ini dikenal sebagai aktivis Fakultas Ekonomi Universitas Hasanuddin di era 90-an. Ini tentu menjadi modal untuk menyuarakan kepentingan rakyat.

‘’Dalam proses pejalanan sejak menjadi aktivis mahasiswa hingga saat ini menduduki jabatan Wakil Ketua DPRD Sulsel, tidaklah mudah. Dan itu diperlukan perjuangan keras untuk meraih itu,’’ kata ARA lagi.

Penulis : Aril

 

 

 

Pos terkait