INFOSULSEL.COM, MAROS — Pemerintah Provinsi Sulsel melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) melakukan Sinkronisasi Berahi Sapi dirangkaikan dengan Bulan Bakti Peternakan di Puca, Kecamatan Tompobulu Kabupaten Maros, Rabu (1/11/2017).
Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo mengatakan yang dilakukan Dinas PKH merupakan bagian dari upaya memenuhi kebutuhan daging di Sulawesi Selatan khususnya dan Indonesia secara umum. “Masa kita beli sapi dan terus tergantung dari produk luar negeri, ” ungkap Syahrul.
Dia mengatakan waktu mencanangkan gerakan meningkatkan produksi sapi sembilan tahun lalu, banyak yang tidak percaya dengan apa yang akan dilakukan. Tapi dia membuktikan bahwa itu bisa.
“Dari 400 ribu ekor per tahun saya targetkan bisa meningkat satu juta ekor. Beberapa mengatakan itu tidak masuk akal, terlalu ambisius, ternyata mampu direalisasikan, ” ungkap Syahrul.
Dia berharap, dengan berbagai program peningkatan produksi sapi yang telah dan akan dilakukan, ke depan, tidak ada lagi impor sapi.
Pada kesempatan ini, juga dilakukan launching sertifikasi hewan kesayangan ayam ketawa yang bertujuan untuk melestarikan plasma nutfah agar tetap terjaga dan tidak diklaim pihak manapun.
Gubernur juga melakukan teleconference dengan Kabupaten Sinjai, Enrekang, Luwu Utara, dan Sidrap yang bersamaan melaksanakan sinkronisasi berahi sapi di daerah masing-masing.
Penulis : Herman/Rls
Eitor : Aril



