Ulah Bejad Sang Remaja Berakhir di Bui

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR— Seorang remaja di Dusun Tariti, Desa Tellongeng, Kacamatan Mare Kabupaten Bone terpaksa berurusan dengan polisi. Persoalannya bukan sepele. Gegara remaja berusia 21 tahun ini nyaris memperkosa sepupunya sendiri.

Peristiwa itu berawal ketika Ard Bin Sua melihat sepupunya, sebut saja namanya Bunga baru saja mandi. Ard tak tahan melihat kemolekan tubuh wanita yang sudah bersuami ini hanya mengenakan handuk. Nafsunya memuncak. Kebetulan suasana di desa itu sedang sepi. Mengendap-endap ia mengikuti Bunga masuk ke kamarnya.

Kapolres Bone AKBP Muhammad Kadarislam Kasim.

Ard semakin tak tahan saat dari balik pintu ia melihat Bunga sedang mengganti pakaian. Saat itu wanita berparas ayu ini hanya mengenakan (maaf) celana dalam. Tanpa permisi ia langsung masuk dan memeluk serta menciumi Bunga.

Ibu muda ini tentu saja kaget. Apalagi Ard membawa parang. Bunga diancam. Namun ia tak peduli. Demi menjaga kehormatannya ia nekad melakukan perlawanan.

Sambil beteriak minta tolong Bunga memberontak dan menendang (maaf) alat vital pelaku. Tendangan Bunga ternyata telak. Ard ketakutan dan lari tunggang-langgang.

“Korban berusaha mengelak dan berteriak. Lalu  menendang pelaku,” jelas Kapolres Bone, AKBP Muhammad Kadarislam Kasim dari balik telepon saat dihubungi INFOSULSEL.COM, Jumat (9/3/2018).

Peristiwa yang terjadi kamis (8/3/2018) itu membuat geger warga sekampung. Keluarga korban murka. Mereka tidak menyangka kalau Ard nekad berbuat tak senbonoh. Apalagi perbuatan memaljukan itu dilakukan  dengan Bunga yang tak lain sepupunya sendiri.

Petugas Polsek Mare yang dilapori segera bertindak. Namun Ard keburu kabur.  Tim Unit Resmob Uka-Uka Polres Bone mengejar pelaku. Hanya beberapa jam setelah kejadian Ard berhasil diamankan di salah satu rumah keluarganya di Dusun Bakke, Desa Lattimu, Kecamatan Bola, Kabupaten Wajo, Kamis (8/3/2018) malam.

Pelaku kini meringkuk di Polsek Mare untuk mempertanggungjawabkan ulah bejadnya. Menurut Kapolres, korban sempat trauma pasca kejadian memalukan itu.

 

Penulis : Ashari Prawira Negara/B

Editor : Asril Syahril

Pos terkait