Bila Kepala Sekolah Dianiaya Guru di Depan Guru

ILUSTRASI

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Kepala Sekolah SD Negeri 169 Tokala, Kecamatan Bonto Bahari Kabupaten Bulukumba, Nurdin, S.Pd (58), dianiaya oleh gurunya sendiri. Peristiwa yang terjadi di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bulukumba itu disaksikan puluhan orang.

Namanya HB. Ia salah satu guru di sekolah yang dipimpin Nurdin. Peristiwa itu terjadi Senin (24/4/2018). Namun Nurdin baru mengungkapnnya kepada INFOSULSEL.COM setelah kaporannya tidak ditanggapi oleh Polsek Bonto Bahari.

Kejadian bermula saat Nurdin berada di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bulukumba untuk urusan dinas. Entah kenapa tiba-tiba HB langsung menyerangnya.

“Saya dipukuli dan ditendang. Untung saja banyak orang yang menyaksikan kejadian langsung menarik HB,’’ kata Nurdin.

Nurdin mengakui sikap HB kepada dirinya memang kurang baik. Ia mengaku sering dibentak. Namun selama ini ia tetap sabar dan tidak merespon ulah HB. Tidak hanya itu, HB lanjut Nurdin bahkan sering menghasut siswa-siswanya untuk bertindak tidak senonoh terhadapnya.

“Saya sering dicaci maki. Bahkan di hadapan murid secara langsung. Ia juga memerintahkan beberapa murid untuk melempari saya dengan batu,” paparnya.

Tidak tahan dengan perlakuan staf pengajarnya itu, Nurdin sempat melaporkan penganiayaan itu ke Polsek Bonto Bahari, namun laporannya sampai Kamis (26/4/2018) tidak ditindaklanjuti.

“Saya pernah buat laporan, tapi polisi hanya mengatakan akan segera diproses. Nyatanya sampai sekarang belum diproses juga,” sesal Nurdin, Kamis.

Peristiwa yang terjadi di kantor Disdikbud Bulukumba ini mengundang simpati berbagai kalangan. Apalagi  disaksikan guru-guru yang sedang berada di kantor. Bahkan disaksikan juga sejumlah aktifis  LSM dan seorang wartawan yang kebetulan berada di tempat kejadian.

 

Penulis: Adriyan/B

Editor : Asril

 

Pos terkait