INFOSULSEL.COM, MAKASSAR— PT. Pertamina (Persero) Marketing Operation Region VII memastikan ketersediaan BBM dan Elpiji di Ramadan dan Idul Fitri 1439 H.
Demikian disampaikan General Manager Marketing Operation Region VII, Tengku Fernanda, mengantisipasi peningkatan konsumsi energi, baik bahan bakar minyak maupun Elpiji.
“Pertamina menyiapkan satuan tugas (Satgas) yang bersiaga mulai tanggal 5 Juni hingga 25 Juni 2018,” terang Tengku Fernanda.
“Pertamina juga sudah melakukan berbagai langkah untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan BBM dan LPG di seluruh wilayah pulau Sulawesi, mencakup enam provinsi dari Sulawesi Utara hingga Sulawesi Selatan,” lanjutnya.
Sementara, Region Manager Retail Fuel Marketing VII, I Ketut Permadi Aryakuumara menjelaskan, untuk Sulsel, selama masa satgas, konsumsi Pertamax diprediksikan naik 12,03 persen atau 145 KL/hari dibanding konsumsi normal 132 KL/hari. Sedangkan konsumsi Premium naik 11,70 persen yakni 2.100 KL/hari dibanding konsumsi normal 1.880 KL/hari.
“Peningkatan konsumsi tertinggi untuk kedua BBM ini diprediksikan terjadi pada tanggal 14 Juni 2018 atau H-1 Idul Fitri. Hal ini menggambarkan konsumen Sulsel lebih memilih Pertamax sebagai bahan bakar kendaraan, karena jarak tempuh yang lebih jauh dibanding BBM lain,” ujar Ketut Permadi.
Di sisi lain, Pertamina juga memastikan ketersediaan LPG bagi masyarakat selama masa satgas. Untuk wilayah Sulawesi, total konsumsi LPG subsidi 3 Kg bagi masyarakat miskin selama masa satgas diprediksi akan naik 9 persen atau sebesar 38.505 Metrik Ton (MT) dibanding total konsumsi normal bulanan sebesar 35.474 MT.
Sedangkan total konsumsi LPG non subsidi termasuk Bright Gas diprediksikan sebesar 2.767 MT atau naik 5 persen dibanding total konsumsi normal bulanan sebesar 2.636 MT. Kenaikan ini terutama ditopang oleh peningkatan konsumsi Bright Gas tabung 12 Kg maupun 5,5 Kg yang semakin diminati konsumen.
Sementara itu, lanjut Ketut Permadi, di Sulawesi Selatan konsumsi harian LPG subsidi 3 Kg selama masa satgas diprediksikan naik 6 persen menjadi 826 MT/hari dan konsumsi tertinggi diperkirakan terjadi H+6 pasca Idul Fitri yaitu naik 16 persen dibandingkan konsumsi harian normal 779 MT.
“Untuk konsumsi LPG non subsidi rumah tangga diprediksi akan tetap berjalan normal yaitu 61 MT/hari dan konsumsi tertinggi terjadi pada H+3 pasca Idul Fitri yakni naik 43 persen dibandingkan konsumsi harian normal,” ungkapnya.
Pertamina berkomitmen untuk memastikan pasokan BBM dan LPG di masyarakat terpenuhi khususnya selama masa Ramadan dan Idul Fitri 1439 H/2018. Masyarakat dapat berpartisipasi aktif untuk menyampaikan informasi apabila terjadi kendala dan hambatan distribusi BBM dan LPG yang dapat disampaikan melalui Contact Pertamina 1-500-000 atau melalui SMS ke 0815-9-500000 dan email pcc@pertamina.com.(*)
Penulis: Mirsan
Editor : Yudhi





