INFOSULSEL.COM, MAKASSAR — Penjabat Gubernur Sulsel, Soni Sumarsono menggelar rapat pengendalian harga pangan bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) menjelang bulan suci Ramadan.
Tim ini terdiri dari atas berbagai instansi pemerintahan daerah, Kantor Bank Indonesia (KBI), Biro Perekonomian, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD ) terkait, Bulog, BUMD, serta pihak terkait lainnya.
Dikesempatan itu, Soni menyebut stok pangan di Sulsel tergolong aman. Begitupun harga yang fluktuatif, namun tetap pada batas wajar. Instrumen pemerintah daerah itu mengefektifkan tim inflasi daerah, di dalamnya ada berbagi unsurnya.
“Sulsel itu surplus. Mulai dari beras, ikan bandeng, hingga cabe. Beda posisinya waktu saya di Jakarta, butuh suplai dari daerah. Sekarang, kita menyuplai daerah,” kata Soni Sumarsono dalam acara High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah Sulsel, di ruang Rapat Pimpinan (Rapim) Kantor Gubernur, pada (7/5/2018).
“Namun yang perlu diingat, walaupun Sulsel surplus tetapi ketersediaan harus tetap diatur dan dijaga,” lanjutnya.
Dijelaskan lagi, instrumen pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi, adalah dengan memaksimalkan kinerja TPID untuk mengawasi ketersediaan, maupun harga pangan.
“Tetapi jangan lupa, jangan karena suplay tersedia, ada daerah lain membutuhkan dan kita suplai habis-habisan,” jelasnya.
Faktor kelancaran distribusi, lanjutnya, juga berpengaruh pada infrastruktur. “Walaupun pekerjaan umum (PU) tidak masuk dalam TPID, tapi dinas tersebut punya fungsi penting memperlancar arus distribusi pangan menjelang Ramadan,” ujarnya
Lebih lanjut dikatakannya, untuk kelancaran stok ke masyarakat perlu dibuat pos pengaduan ditiap kabupaten dan kota.
“Keterjangkauan penting diperhatikan, jika terjadi kesulitan dan harga naik drastis, maka operasi pasar harus dilakukan,” lanjutnya.
“Komunikasi juga sangat penting. Jangan buat masyarakat ragu-ragu. Pemerintah harus selalu meyakini masyarakat bahwa stok itu selalu ada,” tambahnya.
Ditambahkan pula, pengendalian inflasi, juga berkaitan erat dengan perkembangan politik Pilkada.
“Perkembangan ini akan terjadi korelasi dengan situasi politik Pilkada, menjelang Ramadan nyambung dengan suasana Pilkada. Ini tidak bisa lepas dari dua situasi karena saling mengisi,” tambahnya.(*)
Penulis: Mirsan
Editor : Yudhi





