INFOSULSEL.COM, MAKASSAR— Penjabat Gubernur Sulsel Soni Sumarsono membuka rapat koordinasi (Rakor) Kepegawaian se Sulsel “Reformasi Birokrasi Menuju ASN yang Profesional Berterika, Sejahtera dan Berdaya Saing”, pada Senin (30/7/2018) malam
Dikesempatan itu Soni menyampaikan, sekarang ini ada dua hal reformasi birokrasi di kepegawaian menjadi sangat strategis peranannya karena harus merubah, menata ulang dan memperkuat. Mulai dari struktur kemudian mentalitas aparatur, iklim kerja yang sama sekali sekarang ini baru dengan berbagai produksi dan pendekatan digitalisasi.
“Mau nggak mau harus ada kesamaan dan persamaan paham langkah, bagaimana reformasi birokrasi dilakukan khususnya di mana peran aparatur sipil negara menjadi penting, ini yang pertama” sebutnya.
Yang, kedua adalah fungsi pembinaan memberikan rangsangan berupa reward system (penghargaan) jika berdasarkan kinerja harusnya berupa reward and punishment (penghargaan dan hukuman.
“Tetapi hari ini kita memberikan reward saja kepada kepala daerah yang telah memenuhi berbagai indikator, ada puluhan indikator dalam pembinaan kepegawaian termasuk didalamnya reformasi yang dilakukan yaitu terobosan-terobosan yang dilakukan,” urainya.
Enam daerah kabupaten/kota yang diberikan penghargaan dalam BKD Award Sulsel. Yakni, Luwu Utara, Bantaeng, Wajo, Bulukumba, Parepare dan Makassar
Sementara, Kepala BKD Sulsel, Ashari F Radjamilo mengatakan Rakor ini dilaksanakan rutin setiap tahun, untuk mengetahui sejauh mana perkembangan kepegawaian.
“Kegiatan ini rutin digelar setiap tahunnya untuk mengetahui sejauh mana perkembangan kepegawaian menerapkan aturan yang ada,” ujarnya.
Hadir sebagai pembicara, diantaranya dari KASN, Kemenpan RB, Badan Kepegawaian Negera (BKN) dan IPDN.(*)
Penulis: Mirsan
Editor: Yudhi





