INFOSULSEL.COM, GOWA – Sejumlah pejabat pemerintahan dan aparat mengikuti Rapat Koordinasi terkait Penanganan Bencana yang terjadi di wilayah Kabupaten Gowa, Rabu (23/1/2019) sekitar pukul 09.00 WITA.
Rapat yang berlangsung di Baruga Karaeng Pattingalloang ini dipimpin langsung Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan didampingi Wakilnya, H. Abd. Rauf Malaganni.
Turut hadir Komandan Distrik Militer (Dandim) 1409 Gowa Letkol Arh Nur Subekhi, Badan SAR Nasional (Basarnas) Gowa, dan sejumlah pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa.
Dalam rapat tersebut membahas sejumlah bencana yang terjadi di beberapa wilayah Kabupaten Gowa dan kondisi tingkatan operasi status Bendungan Bili-Bili agar dapat selalu dipantau perubahan elevasinya.
Adapun hasil dalam rapat tersebut yakni dilakukan pembentukan tiga tim untuk penanganan bencana yakni Tim 1 akan dipimpin langsung oleh Bupati Gowa untuk menyisir dataran rendah.
Tim 2 akan dipimpin Wakil Bupati (Wabup) Gowa, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Gowa, dan Dandim Gowa untuk menyisir wilayah Parangloe, Parigi, Tinggimoncong, dan Tombolo Pao.
Tim 3 akan dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Gowa dan Wakil Kepala Polres (Wakapolres) Gowa untuk menyisir wilayah Manuju, Bungaya, Bontolempangan, Biringbulu, dan Tompobulu.
Dalam arahannya, Adnan Purichta Ichsan menegaskan, kondisi di wilayah Gowa saat ini sedang dilanda bencana banjir dan tanah longsor, hampir semua kawasan mengalami kejadian tersebut dan sudah menjadi tugas kita untuk membantu masyarakat.
“Kerahkan bantuan sebisa kita untuk menangani daerah yang terkena dampak bencana, semua pihak harus terlibat tanpa terkecuali dan ini adalah tugas kemanusiaan,” ujarnya.
Ditempat yang sama, Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga S.Ik., M.Si menuturkan, pihaknya akan melibatkan sejumlah personilnya dalam menyisir lokasi-lokasi bencana yang ada dengan dilengkapi peralatan dan perlengkapan untuk proses evakuasi.(*/RP/16)





