INFOSULSEL.COM, GOWA – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Gowa, AKBP Shinto Silitonga, S.Ik, M.Si mengaku sangat mengecam aksi penembakan di dua mesjid di Kota Christchurch, Selandia Baru, pada saat pelaksanaan Sholat Jum’at.
“Kami sangat mengecam dan mengutuk keras aksi penembakan yang dilakukan secara membabi buta dan mengakibatkan tewasnya puluhan jemaah saat tengah melaksanakan Sholat Jum’at di dua mesjid yakni Masjid Al Noor dan Linwood di Kota Christchurch, Selandia Baru,” tegas Kapolres saat dikonfirmasi, Sabtu (16/3/2019) siang.
Orang nomor satu di jajaran Polres Gowa ini juga turut menyampaikan ungkapan bela sungkawa yang setinggi-tingginya kepada para korban yang tewas dalam aksi biadap dan tidak berperikemanusiaan tersebut.
“Kami segenap keluarga besar Polres Gowa turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada seluruh korban beserta keluarganya, semoga mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan,” tambahnya.
Diakui Kapolres, Ia sangat mengecam perlakuan sadis pelaku yang begitu tega menghilangkan nyawa puluhan orang, terlebih aksinya dilakukan di dalam tempat ibadah.
“Mesjid adalah tempat ibadah, tempat suci untuk digunakan umat muslim beribadah, tidak sepatutnya pelaku melakukan aksi keji tersebut, pelaku harus mendapatkan hukuman seberat-beratnya,” tegas Shinto.
Adapun aksi pelaku yang direkam live streaming di Facebook tersebut hingga saat ini masih didalami oleh pihak aparat setempat terkait motif dan tujuannya.(*/RP)





