INFOSULSEL.COM, MAKASSAR, – Wakil Ketua DPRD Sulsel, Muzayyin Arif menyangkan pemberhentian pemberian insentif pada guru mengaji di Sulsel.
Sejauh ini kata dia, ada 3100 orang guru mengaji yang tidak lagi menerima insentif lantaran adanya temuan permasalahan anggaran oleh BPKP.
“Sangat disayangkan untuk urusan yang begini malah diberhentikan, padahal dengan memberikan insentif pada guru mengaji adalah hal yang positif,” ungkapnya di DPRD Sulsel, Senin (2/12/2019).
Kendati begitu ia berharap Gubernur Sulsel dapat memberikan apresiasi dalam bentuk lainnya pada guru pengajar kitab ummat muslim tersebut.
“Sebagai pengganti sementara, kita harap Gubernur Sulsel dapat memberikan apresiasi dalam bentuk pemberian tunjangan hari raya (THR) di Ramadhan Tahun depan, itu sudah sangat berarti,” ungkapnya.
Tak hanya itu, Politisi PKS itu berjanji akan memperjuangkan kembali pemberian insentif pada pengajar kalimat Allah itu di tahun 2021.
“Saat ini secara keseluruhan ada 28 ribu guru mengaji, tapi yang mendapat insentif itu ada 3100 orang. Nah ini kedepan akan saya perjuangkan, mudah-mudahan hal positif itu bisa menjadi perhatian serius semua pihak,” pungkasnya. (Dir)





