INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Darije Kalezic mengaku terkesan dengan militansi suporter dan atmosfer Stadion Mattoangin dalam mendukung tim kesayangannya. Itu yang ia rasakan selama menukangi PSM Makassar.
“Saya tidak pernah mengalami hal seperti ini sepanjang karier saya sebagai pemain dan pelatih. Baru di PSM saya rasakan,”ungkap Darije kepada wartawan usai latihan di Stadion Mattoangin Rabu (18/12/2019).
Pasukan Ramang akan menjalani laga pamungkas pada pekan ke-34 Liga 1 2019 menantang Persib Bandung. Karena alasan itulah sehingga Darije sempat berpikir untuk tinggal lebih lama di Makassar. Ia berambisi bisa membawa PSM juara Liga 1 setelah mempersebamhkan trofi Piala Indonesia.
Tak hanya ingin membawa PSM meraih berbagai gelar juara. Darije juga mengusung misi mengembangkan kemampuan pemain muda Makassar. Namun, seiring dengan perjalanan waktu, pikiran mantan pelatih Roda JC Kerkrade ini berubah.
“Dari hari ke hari, saya belajar banyak di PSM dan kompetisi Indonesia. Saya berkeyakinan, sulit buat satu klub di Indonesia meraih dua trofi juara sekaligus dalam satu musim,” ungkap pelatih berusia 50 tahun itu.
Setelah berjaya di Piala Indonesia dan menembus semifinal Piala AFC 2019 zona Asean, penampilan PSM bersama Darije sangat labil. Bahkan cenderung menurun. Selain terkendala teknis, PSM juga menghadapi masalah di internal tim.
“Saya berkeyakinan kondisi PSM akan membaik. Dan suatu saat saya akan kembali menuntaskan misi dan impian saya kembali membawa PSM juara,” katanya.
Terkait persiapan menghadapi Persib Bandung pada laga terakhir Liga 1 2019, Darije mengaku akan memaksimalkan materi yang ada.
Pada laga nanti, PSM dipastikan tak diperkuat empat pemain asingnya. Kapten PSM, Wiljan Pluim sudah di Belanda sejak bulan lalu. Sedang Marc Klok dan Aaron Evans meninggalkan Makassar pada Senin (16/12/2019). Sementara Amido Balde terjerat sanksi kartu merah.(riel)





