Kingsley Coman Bawa Muenchen Juara Liga Champions

Sementara itu Kingsley Coman ini merupakan laga emosional baginya. Sebab pemain sayap tersebut merupakan jebolan akademi PSG, klub yang mendidiknya hingga ke level senior.

“Itu klub tempat saya dibesarkan. Tapi sekarang saya di Bayern. Saya 100 persen bersama Bayern Muenchen,” kata Coman, dikutip dari laman resmi Die Roten.

Bacaan Lainnya

Ya, Coman tetap berlaku profesional. Lagi pula tak banyak rekannya yang tersisa di skuat Les Perisiens edisi terkini. Pada intinya ia menegaskan, laga di Lisbon bukan antara dirinya melawan juara Prancis itu.

“Ini pertandingan antara Bayern Muenchen kontra PSG. Kami ingin menang, dan kami melakukan segalanya untuk mencapai hal itu,” ujar Coman.

Sosok berkebangsaan Prancis ini sejak awal optimistis timnya bisa berjaya. Ia berkaca pada statistik positif Muenchen sepanjang musim 2019/2020. Pada ajang Liga Champions musim ini, FC Hollywood selalu meraih kemenangan. Itu terjadi sejak putaran grup, hingga semifinal.

“Sekarang kami telah meraih apa yang kami inginkan menjadikan musim Liga Champions yang sempurna dari A sampai Z,” tutur Coman.

 

Menurutnnya kunci kegemilangan jawara Jerman itu karena tampil menyerang dan menekan. Mereka menikmati strategi tersebut. Itu membuat Muenchen sulit dihentikan.

“Bahkan setelah kami mencetak lima hingga enam gol, kami terus menyerang. Kami masih merasa lapar,” ujar Coman sebelum pertandingan.

Ini gelar Liga Champions pertama bagi Coman. Namun bagi Bayern Munich ini gelar keenam. Bayern sebelumnya menjadi yang terbaik di Eropa pada 1973-74, 1974-75, 1975-76, 2000-01, dan 2012-13.(riel)

Neymar tak mampu membendung air matanya setelah timnya kalah 0-1 dari Bayern Munchen pada partai final Liga Champions 2019-2020.

 

Pos terkait