Bayern Dijagokan, PSG Siap Catat Sejarah Baru

Final Liga Champions 2019/2020 :

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR— Duel dua tim raksasa dari dua negara berbeda di benua Eropa, Paris Saint-Germain (PSG) dan Bayern Munich akan bertemu di Final Liga Champions 2019/2020. Pertemuan wakil Perancis dan Jerman ini akan tersaji di Estadio da Luz, Lisbon, Portugal, Senin (24/8/2020) pukul 03.00 dini hari WITA.

Bagi kedua tim ini merupakan pertandingan kesembilan di kompetisi Eropa. Keduanya juga sama-sama tim paling produktif di Liga Champions dengan raihan 42 gol. Di sisi lain PSG punya pertahanan yang paling solid dengan catatan lima gol.

Bacaan Lainnya

Namun jika dilihat dari pengalaman, PSG sangat minim dibanding Bayern. Sebab ini pertama kali PSG menembus partai final Liga Champions sejak klub ini didirikan pada 1970.

Kendati demikian, PSG tidak perlu takut. Sebab klub ibu kota Perancis itu menjadi tim tersubur kedua di pentas Liga Champions musim ini, yakni dengan catatan 25 gol. Meskipun, di atasnya adalah Bayern.

Untuk urusan tembakan tepat sasaran, PSG menduduki di posisi ketiga (57 kali). Lagi-lagi, nomor satu dihuni Die Roten – julukan Bayern – dengan catatan 99 kali.

Ada banyak cara mengalahkan Bayern. Salah satunya mengeksploitasi pertahanan tim asuhan Hansi Flick tersebut dengan memanfaatkan kecepatan para pemain PSG.

Dari segi pengalaman, Bayern patut diperhitungkan. Mereka sudah 10 kali lolos ke final. Lima di antaranya berhasil menjadi juara.

Neimar dan Mbappe

Bayern juga terkenal dengan gaya sepak bola menyerang, terutama di bawah asuhan Flick. Kerap kali, mereka langsung menerapkan high pressing kala tim lawan membangun serangan dari lini paling belakang.

Die Roten juga terkenal dengan high line-nya, atau dalam bahasa sederhananya, garis pertahanan yang tinggi. Itu mereka perlihatkan saat partai perempat final melawan Barcelona atau semifinal kontra Lyon.

High line ini yang menurut Wayne Rooney membahayakan Bayern sendiri.

“Saya pikir dengan Neymar, (Kylian) Mbappe, dan (Angel) di Maria, PSG akan memanfaatkan garis pertahanan tinggi yang dimainkan Bayern. Mereka akan mendapatkannya,” ucap eks penyerang Manchester United itu, dilansir Kompas.com dari The Star.

“Saya tidak ragu bahwa dengan cara menekan akan menciptakan peluang bagi Bayern, tetapi PSG cukup bagus dalam penguasaan bola,” tutur Rooney.

Sementara itu, Hansi Flick tetap yakin dengan skema high line-nya. Juru taktik bernama lengkap Hans-Dieter Flick, itu mengatakan dengan menerapkan high line, maka timnya bisa meminimalisir ruang lawan.

“Kami selalu bermain dengan garis tinggi dan pada akhirnya kami mendapatkan hasil dengan melakukan itu, sehingga kami tidak akan terlalu banyak berubah,” tutur pria asli Jerman itu.

Pelatih PSG, Thomas Tuchel, mengakui timnya memang kalah dari segi pengalaman berada di final Liga Champions.

Namun, dia meyakini timnya juga hebat dan berada di final bukan karena suatu kebetulan.

“Bayern diuntungkan karena terbiasa memainkan pertandingan besar ini,” kata Thomas Tuchel dikutip dari Marca.

“Mereka klub hebat. Ini bukan keuntungan kecil bagi mereka, tetapi juga tidak menentukan (akhir pertandingan),” ujarnya.

Meski begitu pelatih asal Jerman ini yakin sejumlah pemainnya seperti Neimar punya pengalaman bermain di final Liga Champions sebelum membela PSG.

Kedua tim sama-sama berambisi menjadi juara Liga Champions ini. Partai puncak sudah menanti. Akan tetapi, Bayern lebih dijagokan untuk menang pada laga nanti.

Apalagi, Bayern tidak pernah kalah (selalu menang) di pentas Liga Champions musim ini. Sementara PSG kalah sekali dan imbang sekali.(riel)

Prediksi susunan pemain:

PSG (4-3-3): Keylor Navas; Kehrer, Thiago Silva, Kimpembe, Bernat; Veratti, Marquinhos, Paredes; Di Maria, Mbappe, Neymar.

Bayern Muenchen (4-2-3-1): Manuel Neuer; Kimmich, Boateng, David Alaba, Alphonso Davies; Leon Goretzka, Thiago Alcantara; Ivan Perisic, Thomas Mueller, Serge Gnabry; Lewandowski.

Pos terkait