Ellong Tjandra: Rangking 10 PON Papua Bukan Hal Mustahil 

Ketua KONI Sulsel Ellong Tjandra.(FOTO: SRI SYAHRIL)

Di hadapan pelatih, asisten pelatih dan mekanik Ellong menitipkan harapan untuk meraih rangking 10 ini dengan perjuangan yang maksimal.

Menurut mantan Dirut Bank Sulselbar ini, pada PON Papua, arenanya akan berbeda dengan PON sebelumnya. Atlet Sulsel tak hanya berhadapan dengan sesama atlet dari daerah lain namun juga akan melawan penyakit malaria, virus covid dan kelompok bersenjata yang bisa mengancam nyawa atlet.

Bacaan Lainnya

‘’Ini PON prestasi, tapi ngeri-ngeri sedap. Tapi saya optimis dengan jaminan keamanan dari Pemerintah Propinsi Papua dan aparat TNI-Polri, saya yakin jalannya PON tanpa ada gangguan apapun,” katanya.

Pelatihan peningkatan kapasitas ini dikhususkan bagi pelatih, asisten pelatihan dan mekanik yang terdaftar yang terlibat dalam PON XX  Papua. Jumlahnya 47 pelatih, 7 asisten pelatih dan 9 orang mekanik.

Kegiatan yang dihelat ditengah-tengah wabah covid-19 yang masih mengancam ini tetap mengedepankan protokol kesehatan. Para peserta diukur suhu tubuhnya, memakai masker, jaga jarak dan cuci tangan sebelum masuk ke ruangan.

Dalam pelatihan ini hadir sebagai narasumber yakni Prof DR Andi Ihsan dan syamsuddin Umar dari Bimbingan dan Prestasi KONI Sulsel. Juga ada dua narasumber utama dari Kementerian Pemuda dan Olahraga, Robby Sudrajat dan Luky Affari. Keduanya merupakan narasumber latihan berat baik secara teori maupun praktek. Pelatihan peningkatan kapasitas ini sendiri akan berlangsung selama  dua hari dan berkahir hari selasa (12/12) esok. (riel)

Pos terkait