SENGKANG,INFOSULSEL.COM — Pasar Tempe di Kota Sengkang, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan yang sempat terbakar pada awal Agustus 2019 lalu, mulai dibangun. Pembangunan pasar ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat Sengkang.
Mantan Wakil Ketua DPRD Wajo Periode 2014 – 2019, Risman Lukman mengatakan masyarakat utamanya para pedagang yang sebelumnya berjualan di pasar tersebut sangat mengharapkan pembangunan Pasar Tempe segera direalisasikan.
‘’Keberadaan Pasar Tempe diharapkan dapat kembali menormalkan roda perekonomian masyarakat, khususnya pedagang. Termasuk masyarakat yang ada di Kelurahan Tempe dan sekitarnya akan mudah mendapatkan kebutuhan mereka baik sembako, pangan maupun kebutuhan sandang,” kata Risman Lukman, Jumat (4/12/2020).
Pasar Tempe, lanjut Risman akan memberikan konstribusi PAD serta menjadi point penting pencapaian program bupati dalam menumbuhkan UMKM di Kabupaten Wajo.
Saat ini, tahap pembangunan pasar yang terletak di Jl. WR Supratman, tersebut telah dimulai. Dinding pembatas seputaran kios lama sudah dirobohkan. Bahkan telah rata dengan tanah. Termasuk direksi kic di lokasi pembangunan pasar. Risman juga berharap kontraktor pemenang tender segera bekerja dengan maksimal untuk menggenjot pembangunan.
Di bagian lain Risman berharap sebelum pengerjaan bangunan induk, harus ada komunikasi tentang tahap pengerjaan.
‘’Ini agar tidak menimbulkan efek dan impack. Seperti adanya desain akses pengangkutan sampah di depan pasar yang dianggap mengurangi nilai estetika yang akan menimbulkan bau yang tidak sedap,” katanya.
Ia juga berpesan penggunaan tiang pancang tidak menggunakan alat yang menimbulkan getaran kuat.
‘’Ini bisa merusak bangunan di sekitar lokasi pembangunan Pasar Tempe yang tenbtu saja dapat merugikan masyarakat,” ujarnya.





