ARA: Pemberian ASI Ekslusif, Mengurangi Risiko terhadap Ibu dan Bayi Terserang Penyakit

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Pimpinan DPRD Kota Makassar, Adi Rasyid Ali melakukan sosialisasi peraturan daerah (Perda) nomor 3 tahun 2016, tentang Pemberian Air Susu Ibu (ASI) Ekslusif, di Hotel Grand Asia jalan Boulevard, Kota Makassar, Sabtu (13/2/2021).

Hadir sebagai narasumber, Plt Kepala Dinas Kota Makassar, Agus Djaja Said, Ketua DPW Srikandi Pemuda Pancasila Sulawesi Selatan, Irmawati Syahrir dan Wakil Ketua DPRD Kota Makassar Adi Rasyid Ali.

Bacaan Lainnya

“Tugas sebagai Wakil Rakyat, wajib menyebarluaskan Peraturan Daerah nomor 6 Tahun 2016, tentang ASI eksklusif. Perda ini sangat penting dalam menunjang pemeliharan kesehatan dan tumbuh kembang bayi,” ujar Adi Rasyid Ali di dalam sambutannya.

ARA, sapaan karib legislator DPRD Makassar tiga periode itu menjelaskan, ASI ekslusif adalah kewajiban seorang ibu pada anaknya, dan itu adalah hak seorang anak. Atas asaz itulah, perda ASI eksklusif ini diterapkan ke ibu-ibu.

“Pemberian ASI eksklusif dapat menolong mengurangi kemiskinan dan kelaparan. Membuat baik bayi maupun ibu terhindar dari berbagai macam penyakit, sehingga menurunkan angka kematian serta stunting,” pungkas ARA.

Ketua DPW Srikandi Pemuda Pancasila Sulawesi Selatan (Sulsel), Irmawati Syahrir menekankan, pentingnya pemberian ASI ekslusif, karena bisa mengurangi resiko infeksi pada bayi.

“ASI eksklusif sangat penting sebab pemberian ASI selama enam bulan dilanjutkan hingga usia dua tahun dapat menurunkan risiko stunting atau anak tumbuh pendek akibat kurang gizi kronik. ASI eksklusif juga menurunkan risiko infeksi pada bayi karena daya tahan mereka lebih baik apabila mendapatkan ASI,” terangnya.

Sementara, Plt Kadis Kesehatan Kota Makassar Agus Djaja Said menyampaikan, pihaknya pemerintah memiliki tanggung jawab dalam program peningkatan pemberian ASI eksklusif.

“Pentingnya Perda ini diketahui, supaya semua pihak terkait dan masyarakat, khususnya ibu bisa memonitor, mendukung, dan melaksanakan pemberian ASI eksklufi. Ini demi mencegah timbulnya stunting pada anak – anak di Kota Makassar,” ucapnya. (andi)

Pos terkait