AKBP Kadarislam Serahkan Zakat Pendapatan Jajaran Polres Pelabuhan Makassar ke Baznas Kota Makassar  

  • Whatsapp
Kapolres Pelabuhan AKBP Muhammad Kadarislam menyerahkan zakat pendapatan jajaran Polres yang dipimpinnya. Penyerahan zakat perdana sebesar Rp36.049.453 itu, diterima Kepala Kabid II Baznas Kota Makassar, H.Arifuddin, Selasa (23/11/2021), siang di Kantor Polres Pelabuhan, Jl. Pasar Ikan, Makassar.(HUMAS BAZNAS KOTA MAKASSAR)

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR — Kapolres Pelabuhan Makassar, AKBP Muhammad Kadarislam Kasim menyerahkan zakat pendapatan atau gaji jajaran Polres yang dipimpinnya.

Penyerahan zakat perdana sebesar Rp36.049.453 itu, pasca penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Polres Palabuhan Makassar dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar, September lalu.

Bacaan Lainnya

Penyerahan Zakat diterima Kepala Bidang (Kabid) II, H.Arifuddin, Selasa (23/11/2021), siang di Kantor Polres Pelabuhan, Jl. Pasar Ikan, Makassar.

Di sela sela penyerahan zakat tersebut, AKBP Muhammad Kadarislam Kasim mengemukakan, penyetoran zakat dari seluruh jajaran Polresta Pelabuhan Makassar, kiranya dapat memberikan keberkahan dalam bekerja.

“Karena melalui zakatlah, ada hak orang lain yang bisa kita berikan dari gaji kita,” ujar mantan Kapolres Bone ini.

Penyerahan zakat penghasilan dari jajaran Polres Pelabuhan dilakukal secara Payroll, setiap bulannya. Sehingga tidak memberatkan dan menyusahkan baik pihak penyetor, maupun pihak BAZNAS sebagai penerima.

Di tempat terpisah Ketua BAZNAS Kota Makassar, H.Ashar Tamanggong menyampaikan terimakasihnya kepada Kapolres Palabuhan Makassar dan seluruh jajarannya, atas kepeduliannya terhadap zakat profesi.

“Sebagai pimpinan BAZNAS, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres Pelabuhan Makassar dan seluruh jajarannya karena telah menyerahkan zakat kepada BAZNAS Kota Makassar. Zakat ini juga akan kami salurkan kepada kaum dhuafa,” jelas Ashar.

Ketua Lembaga Dewan Dakwah NU Kota Makassar ini menegaskan selama ini saluran zakat yang dilakukan BAZNAS Kota Makasssar tepat sasaran.

‘’Zakat yang disalurkan melalui BAZNAS adalah media penting dalam upaya meningkatkan kesejahteraan. Melalui zakat dapat mengatasi keterpurukan ummat, hingga kemiskinan,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua II H.Jurlan Em Saho’as sangat senang atas kepercayaan Polres Pelabuhan yang menyerahkan zakat penghasilannya setiap bulan.

‘’Karena akan makin banyak  kaum dhuafa yang dapat disentuh melalui program pemberdayaan ummat. Di antaranya, bedah rumah, bea siswa, dan sunatan massal,” kata Jurlan yang diamini Wakil Ketua I Achmad Taslim.

Zakat profesi, adalah bagian dari zakat mal yang wajib dikeluarkan, atas harta yang berasal dari pendapatan, atau penghasilan rutin dari pekerjaan yang tidak melanggar syariah.

Penghasilan dimaksud adalah, setiap pendapatan seperti, gaji, honorarium, upah, jasa, dan lain-lainnya yang diperoleh dengan cara halal, baik rutin seperti pejabat negara, pegawai dan karyawan. Sedangkan, penghasilan tidak rutin misalnya dokter, pengacara, konsultan, dan sejenisnya, serta pendapatan yang diperoleh dari pekerjaan bebas lainnya.

Zakat penghasilan tersebut, dapat ditunaikan setiap bulan dengan nilai nishab perbulannya. Setara dengan nilai seperduabelas dari 85 gram emas dengan kadar 2,5%. Bila penghasilan setiap bulan telah melebihi nilai nishab bulanan,  maka wajib dikeluarkan zakatnya sebesar 2,5% dari penghasilan tersebut.

Karena itu, setiap muslim yang memiliki harta dan sudah memenuhi syarat-syaratnya, maka wajib baginya untuk berzakat.

Dasar hukum serta ketentuan zakat profesi ini terdapat dalam firman Allah SWT dalam surat Adz Dzariyat ayat 19, yang artinya : “Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang-orang yang meminta dan orang-orang miskin yang tidak mendapatkan bagian.” (QS. Adz-Dzariyat: 19).(rls/riel)

Kapolres Pelabuhan AKBP Muhammad Kadarislam (tiga dari kiri) bersama kabid II Baznas Kota Makassar H.Arifuddin usai penyerahan zakat jajaran Polres Pelabuhan.(FOTO: HUMAS BAZNAS KOTA MAKASSAR)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan