Pemain Liga Belanda Singkirkan Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR | Mengejutkan dan sangat dramatis. Timnas Belanda, salah satu tim yang dijagokan calon juara dunia harus tersingkir di babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Adalah Timnas Maroko yang mengubur mimpi tim orange. Ismael Saibari, adalah salah satu penentu kemenangan Maroko. Ironisnya pemain ini justeru bermain di liga Belanda.

Belanda vs Maroko bermain di Estadio Monterry, Meksiko, Selasa (30/6) pagi WITA. Di waktu normal kedua tim bermain seri 1-1.
Gol dicetak Gakpodi menit ke-72. Diop menyamakan skor 1-1 di injury time.

Lanjut di babak tambahan, tak ada gol terjadi. Kemudian di babak adu penalti, Maroko menang 3-2.

Ismael Saibari, penyerang Maroko bermain penuh. Saibari kerap berduel dengan bek-bek Belanda. Demi mempertahankan harga ir di atas lapangan hijau Saibiri harus berdarah-darah setelah kelopak matanya terluka.

Saibari jadi penendang terakhir Maroko di adu penalti. Tembakannya ke kanan gawang masuk sempurna. Arah bola tidak terbaca Bart Verbruggen, kiper Belanda yang bergerak salah arah.

Ironis buat Belanda. Ismael Saibari sejatinya menuntut ilmu di Eredivisie. Akademi PSV Eindhoven sejak musim panas 2020. Dua tahun kemudian, Saibari tembus ke skuad utama.

Saibari sudah menangi tiga gelar juara liga. Sudah 42 gol dan 29 laga dikemasnya dari total 142 penampilan di seluruh kompetisi.
Musim 2025/26 kemarin, Saibari catatkan musim tertajamnya. Dia mengoleksi 15 Gol.
Pemain berusia 25 tahun itu pun sebenarnya bisa pilih perkuat empat timnas. Spanyol, Belgia, Belanda, dan Maroko. Saibari lahir di Terrassa (Spanyol), pindah ke Belgia (menetap lima tahun) dan lalu ke Belanda (menetap lima tahun). Bahasa Belandanya pun fasih betul.

Tapi, Saibari tetap memilih Maroko yang merupakan negara asal orang tuanya. Musim depan, Saibari dipastikan akan pindah ke Bayern Munich, setelah PSV setuju dengan angka transfer 55 juta Euro.(*/riel)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan