Komitmen Profesionalisme dan PWI Baru
Merespons harapan tersebut, Ketua PWI Sulsel terpilih, Suwardi Thahir, menegaskan komitmen penuh jajarannya untuk menjaga marwah profesi wartawan. Jurnalis senior ini menekankan bahwa verifikasi dan keberimbangan (cover both sides) adalah harga mati dalam memproduksi produk jurnalistik.
“Pak Kajati tadi mengingatkan agar kita bekerja dengan baik berdasarkan kode etik. Prinsip verifikasi menjadi hal yang tidak boleh diabaikan demi menangkal penyebaran hoaks yang merugikan publik,” tegas Suwardi.
Suwardi mengapresiasi kepekaan Kajati Sulsel terhadap dinamika dunia pers. Kedekatan historis Syarifuddin dengan kalangan wartawan dinilai membuat sinergi antara lembaga penegak hukum dan media di Sulsel berjalan lebih harmonis dan saling menghormati batas profesionalisme masing-masing.
Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut juga dihadiri oleh Sekretaris PWI Sulsel Amrullah Basri, Wakil Ketua Bidang Organisasi Mappiar H.S, serta pengurus harian lainnya seperti Ihsan Dj.
Selain memperkuat komitmen kemitraan, kunjungan ini bertujuan untuk menyerahkan undangan resmi kepada Kajati Sulsel untuk menghadiri pelantikan pengurus PWI Sulsel yang dijadwalkan pada 17 Oktober 2026 mendatang.
Melalui penguatan sinergi ini, baik Kejati maupun PWI Sulsel sepakat bahwa produk jurnalistik yang sehat, akurat, dan adil adalah pilar utama dalam merawat demokrasi, memajukan hukum, sekaligus menjaga ketenteraman masyarakat di Sulawesi Selatan.(riel)





