Kisah Petinju Otodidak Mamasa yang Mengguncang Ring Sulbar

Petinju Kabupaten Mamasa (sudut birtu) beraksi di atas ring.(FOTO: SRI SYAHRIL)

INFOSULSEL.COM, MAMASA | Riuh rendah suara penonton membahana di sekitar Lapangan Tennis Kabupaten Mamasa, Rabu, 17 September 2026. Di atas ring, di bawah sorot lampu yang tajam, petinju-petinju muda tuan rumah sedang menulis ulang sejarah mereka. Setelah lama absen dan seolah tenggelam dari peta tinju amatir, bumi Mamasa mendadak dikejutkan oleh ledakan bakat-bakat mudanya yang luar biasa.

Dalam gelaran Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) dan Open Turnamen Tinju Amatir Sulawesi Barat (Sulbar) yang berlangsung pada 13–19 September 2026, kontingen Mamasa sukses menciptakan kejutan besar. Tidak tanggung-tanggung, 11 dari dari 15 petinju yang diturunkan, berhasil melenggang mulus ke babak final. Sebuah pencapaian fantastis untuk daerah yang sempat kehilangan taji di atas ring.

Bacaan Lainnya

Ajang yang menjadi bagian dari perayaan HUT ke-22 Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) ini bukanlah kompetisi kacangan. Diikuti lebih dari 200 petinju putra dan putri dari tiga provinsi besar—Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tengah.

Bahkan peraih medali emas PON Aceh-Sumut 2024 kelas 54 kg dan peraih medali emas Kejuaraan Asia di Negeri Sembilan, Malaysia 2025 lalu ikut meramaikan turnamen ini.  Turnamen ini membagi persaingan ketat dalam empat kategori: cadet/school boy (U-12-14), junior (U-15-16), youth (U-17-18), hingga kategori elite (U-19-40).

Bupati Mamasa Welem Sambolangi dan Ketua umum KONI Sulbar Syamsul Samad usai ‘sparring’ di atas ring pada pembukaan Kejurprov dan Open Turnamen tinju Sulbar 2026.(FORTO: SRI SY)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan