INFOSULSEL.COM, JAKARTA– Kementerian Perhubungan Republik Indonesia berencana menaikkan harga tiket pesawat terbang kelas ekonomi. Kenaikan tarif batas bawah penerbangan ini akan menjadi 40 persen dari tarif batas atas penerbangan saat ini, sebesar 30 persen.
Kenaikan tiket pesawat kelas ekonomi, bisa berdampak pada tingkat kunjungan, namun Dinas Kebudayaan dan Pariwisata menyebut hal tersebut tidak akan mempengaruhi kunjungan wisatawan yang akan datang ke Sulawesi Selatan.
Kepala Bidang Promosi dan Pemasaran Disbudpar Sulsel, Yulianus Batara Saleh mengakui belum mengetahui rencana kenaikan tiket pesawat kelas ekonomi tersebut. Namun, setiap kebijakan yang keluar tentu akan memiliki dampak.
Menurutnya, kenaikan harga tiket pesawat tidak masalah jika pelayanan terhadap keselamatan penerbangan semakin baik, karena kalau murah tapi kemudian keselamatan penumpang diabaikan juga akan bermasalah.
“Sebenarnya, rencana kenaikan ini tiket pesawat tidak akan terlalu berdampak di sektor pariwisata, kenapa karena mereka yang melakukan perjalanan dari sisi keuangan tentu sudah mempersiapkan budget jauh hari sebelumnya,”kata Yulianus, Selasa (17/10/2017)
Ia menambahkan, kebutuhan perjalanan bagi masyarakat berpendapatan tetap tentu tidak masalah, Karena pada dasarnya mereka memiliki dana ekstra.
“Mungkin di sektor pariwisata tidak akan berdampak, kami sendiri tetap optimis bahwa kunjungan wisatawan ke Sulsel akan tetap bertumbuh dengan baik,”terangnya
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulsel menargetkan kunjungan wisatawan yaitu untuk Wisman sebanyak 200 ribu kunjungan dan Wisnus 7 Juta kunjungan. Masih tersisa dua bulan lagi, dengan dua event yang akan dilaksanakan, membuat Disbudpar optimis dapat mencapainya.
Penulis : Wawan
Editor : Anwar



