INFOSULSEL.COM — Arab Saudi mengumumkan telah menangkap 11 Pangeran yang diduga melakukan korupsi. Salah satunya adalah Pangeran Alwaleed Bin Talal, bos dari perusahaan holding milik Kerajaan Arab.
Sebagai salah satu orang terkaya di dunia, Alwaleed menjadi sorotan. Apalagi dia juga tercatat menjadi investor utama beberapa perusahaan internasional seperti News Corp, Citigroup, Twitter dan beberapa perusahaan lainnya.
Dilansir dari The New York Times, Minggu (5/11/2017) investasi Alwaleed menjangkau dunia. Salah satunya di bidang perhotelan. Antara lain hotel bersejarah di George V di Paris, Savoy di London, Plaza di New York, dan AccorHotels.
Karena begitu luas investasi yang dilakukannya, dia pun disebut sebagai Warren Buffet dari Timur Tengah.
Alwaleed juga rutin mengisi acara-acara besar di dunia khususnya bidang keuangan. Dengan berbagai bisnisnya itu, pada November lalu, Forbes mendaftarkan Alwaleed menjadi orang terkaya di dunia peringkat ke-45.
Total kekayaan bersih yang dimilikinya saat ini sebesar US$18 miliar.
– Gaya hidup Alwaleed memang bergelimang harta. Ini sering membuat anggota kerajaan Arab Saudi ini terlihat angkuh dan sombong. Pada 2015 lalu ia sempat terlibat konflik dengan media internasional, Forbes. Dia menganggap Forbes meremehkan dan keliru menulis soal total kekayaannya. Malah Alwaleed tidak segan menggugat majalah Forbes karena dinilai melakukan pencemaran nama baik.
Menurut Sang Pangeran, Forbes sangat meremehkan dirinya karena menulis kekayaannya jauh di bawah kekayaan sebenarnya. Saat itu Forbes merilis Alwaleed hanya memiliki kekayaan Rp 146,7 triliun dan berada di urutan 26 daftar orang terkaya di dunia.
Menurut Alwaleed, kekayaannya tidak sekecl itu. ia menyebut kekayaanya mencapai Rp 452,3 triliun. Ia lalu menempatkan dirinya di daftar sepuluh besar orang terkaya di dunia. Pangeran menuduh Forbes cacat dan tidak akurat serta bias dalam menampilkan investor dan lembaga keuangan asal Timur Tengah.
Penulis : Aril/dbs





