INFOSULSEL.COM, GOWA- Naas, belasan warga keracunan makanan saat menghadiri acara syukuran di rumah warga Dusun Bontosunggu, Desa Borimatangkasa, Rabu (14/3/2018). Tak adakorban jiwa dalam peristiwa ini.

Peristiwa itu terjadi di rumah Wahidah Dg Kamma (60) yang tengah mengadakan acara syukuran. Undangan yang menikmati makanan yang dihidangkan mendadak mual, pusing dan muntah-muntah. Para undangan pun panik. Sejumlah korban dilarikan ke puskesmas dan rumah sakit terdekat guna mendapatkan penangan medis.
Total ada 16 orang yang keracunan. Dari 16 korban keracunan tujuh diantaranya dilarikan ke Puskesmas Gentungan. Mereka adalah Irnwati (22), Rahmawati Dg Sunggu (33), Asrida (26), Nurbaya (27), Saenah (32), serta balita Indra Asmesiah (7) dan bayi Nurmahirah (1).
Sementara itu delapan lainnya ke Puskesmas yaitu Syamsinar (30), Salmiah (29), Yunita (32), Halimah Dg Tayu (65), Senga Dg Tommy (54), Mardiana (17) dan balita Dwi Sri Mutmainnah (8) dan Nadira Mustari (3). Seorang di antarnya karena sedang hamil satu bulan dirujuk ke RS Syekh Yusuf Kallongtala yakni Irnawati.
Kapoksek Bajeng AKP Ramli yang menerima laporan segera mendatangi lokasi bersama tim medis adari Puskesmas Gentungan untuk mengambil sampel makanan yang dihidangkan saat acara.
“Saat pemeriksaan lokasi kami melibatkan pemerintah setempat dan meminta untuk menghentikan penerimaan tamu guna mencegah korban susulan” jelas AKP Ramli, Kamis (15/3/2018)
Ke-16 korban sebelumnya mengkomsumsi nasi dan lauk yang dihidangnya si empunya gawean. Selain nasi, lauk yang dihidangkan yakni ayam, acar dan sop. Usai memakan menu yanhg dihidangkan para tamu merasa mual, muntah, pusing dan sakit perut.
Untuk sementara belum ada keluarga korban yang melapor ke pihak kepolisian terkait kasus keracunan tersebut.
‘’Untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan kami menempatkan sejumlah personil untuk berjaga-jaga di tiga lokasi berbeda yakni Puskesmas serta rumah Wahida Dg Kamma,”ujar AKP Ramli.
Penulis : Ashari Prawira Negara/A
Editor : Asril Syahril





