INFOSULSEL.COM,MAKASAR—Turnamen sepakbola berlabel Liga Ramadhan 2018 kembali bergulir di Lapangan Gelora Sultan Hasanuddin,, Makassar, Selasa (1/5/2018). Turnamen sepakbola yang eksis digelar sejak 2003 ini diikuti 32 tim dan akan berlangsung sampai 10 Juni 2018.
Pembukaan turnamen ini ditandai tendangan bola pertama oleh Koordinator Staf Ahli Kodam XIV Hasanuddin, Kolonel CZI Raflan mewakili Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIV Hasanuddin, Mayir Jendral (Mayjen) Agus Surya Bhakti.
Pertandingan persahabatan trofeo tiga tim, PS Perwira Kodam, PS Embun Pagi, dan Vios Emmy Saelan mendandai pembukaan turnamen ini.
Seperti pada Liga Ramadhan sebelumnya, penyelenggaraab tahun ini panitia penyelenggara juga tidak membatasi pembatasan status pemain.
‘’Termasuk pemain asing,” jelas ketua panitia penyelenggara, Herman Rante, di sela acara pembukaan, Selasa,
Herman mengungkapkan, klub peserta musim ini lebih banyak menggunakan pemain muda. “Banyak klub yang memakai pemain dari tim Porda. Ada juga klub Liga 3 yang ikut seperti Bank Sulselbar,” papar mantan bek PSM Makassar di era 90-an ini.
Meski didominasi pemain muda, Herman menjamin persaingan antarklub tetap sengit.
“Turnamen Liga Ramadhan sudah menggema sampai pada level nasional. Karena itu peserta di turnamen ini sangat serius mempersiapkan diri. Sejumlah perusahaan pun antre jadi sponsor,” katanya.
Seperti Liga Ramadan sebelumnya, aturan yang diterapkan terbilang unik. Setiap klub tidak diperbolehkan membawa makanan dan minuman saat bertanding.
Liga Ramadan termasuk turnamen antarkampung paling ditunggu oleh pecinta sepakbola nasional, khususnya di Makassar. Selain lokasi penyelenggaraan yang terletak di tengah kota Makassar, hampir semua pemain terbaik di Liga Indonesia pernah bermain di Liga Ramadhan.
Pemain lokal Evan Dimas, Zulham Zamrun, Asri Akbar, Titus Bonai, Manahati Lestusen, Paulo Sitanggang, Diego Michel sampai Hamka Hamzah pernah tampil di Liga Ramadhan. Begitu pun sejumlah pemain asing. Diantaranya Ilija Spasojevic dan Fabiano Beltrame.
Sekretaris Liga Ramadhan 2018, Syarif Lili berujar, dari 32 tim peserta akan dibagi delapan grup. Setiap grup dihuni empat tim.
‘’Tahun ini persaingan akan sangat seru. Sebab seluruh tim sudah mempersiapkan diri sebaik-mungkin. “Yang jelas persaingan akan berjalan ketat,” tambah Syarif.
Musim lalu Zaka FC menjadi kampiun baru Liga Ramdhan XIV 2017 setelah di partai final menumbangkan PS Hafisah dengan skor 2-0.
Penulis : Asri Syahril





