INFOSULSEL.COM, MAKASSAR— Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Soni Sumarsono menyebut Pilkada serentak 2018 di Sulsel paling dinamis dengan calon tunggal terbanyak.
“Kalau daerah lain itu pasangan calon yang maju dua atau tiga calon, ini di Sulsel ada tiga daerah yang hanya diikuti calon tunggal,” kata Soni, Selasa (5/6/2018)
Diketahui, Pilkada serentak 2018 di Sulsel diikuti 12 Kabupaten dan Kota, yakni Parepare, Pinrang, Sinjai, Sidrap, Wajo, Luwu, Bone, Enrekang, Makassar, Palopo, Bantaeng dan Jeneponto.
Dari 12 Pilkada tersebut, Ada tiga daerah yang memiliki calon tunggal yaitu Bone, Enrekang dan Kota Makassar.
Kondisi masing-masing daerah pun berbeda, Bone calon tunggal yaitu Andi Fashar M Padjalangi berpasangan dengan Ambo Dalle berhasil mendapat dukungan dari Parpol pendukung. Sedangkan calon yang maju melalui independen diketahui tidak lulus persyaratan.
Pasangan calon dari Kabupaten Enrekang, Muslimin Bando- Asman, pasangan ini secara resmi melawan kolom kosong atau kotak kosong setelah memborong semua dukungan parpol.
Sementara Makassar, setelah melalui sidang baik di Panwaslu, kemudian PTUN sampai MA. Akhirnya Komisi Pemilihan Umum (KPU) memutuskan mendiskualifikasi pasangan nomor 2, Mohammad Ramdhan Pomanto dan Indira Mulyasari, sehingga hanya satu paslon yang akan bertarung nantinya.
“Karena paling banyak calon tunggal, maka saya katakan di sini dinamika demokrasinya sangat tinggi. Banyak hal yang bisa terjadi,” terangnya
“Saya berharap pilkada di Sulsel bisa berjalan dengan aman, lancar tanpa satu kendala apapun. Khusus Makassar, saya memberikan perhatian sampai tiga kali lipat, karena sebagai ibu kota provinsi, juga merupakan pusat pertumbuhan ekonomi,” paparnya. (*)
Penulis : Mirsan
Editor: Yudhi





